Nasional

Ekonomi Global Masih Penuh Ketidakpastian, Purbaya Soroti Dinamika AS-China

×

Ekonomi Global Masih Penuh Ketidakpastian, Purbaya Soroti Dinamika AS-China

Sebarkan artikel ini


Kamis, 20 November 2025 – 20:14 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, saat ini tensi geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan China sudah lebih mereda dibandingkan kondisi sebelumnya.

Baca Juga :


Anggota DPR Usul Bumdesma Ikut Salurkan KUR, Ini Alasannya

Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa secara umum kondisi perekonomian global masih diliputi oleh berbagai ketidakpastian, yang dampaknya harus diwaspadai bagi perekonomian nasional.

“Ketidakpastian ekonomi (global) masih berlanjut sampai saat ini, meskipun tensi (geopolitik) antara Amerika Serikat dan China mulai mereda,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KITA November 2025, Kamis, 20 November 2025.

Baca Juga :


Dukung UMKM Jelajah Kuliner Indonesia 2025, BRI Perkuat Daya Saing Perekonomian Daerah

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :

  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Di sisi lain, Purbaya mengakui bahwa sebenarnya masih ada sinyal positif lain yang mengindikasikan bahwa perekonomian global akan semakin membaik ke depannya.

Baca Juga :


Mantan Dirjen Pajak Diduga Terseret Kasus Korupsi, Purbaya Buka Suara

Salah satunya yakni langkah Bank Sentral AS, The Federal Reserve alias The Fed, yang sampai saat ini sudah dua kali memangkas suku bunga acuannya secara berturut-turut.

Kemudian, lanjut Purbaya, saat ini aspek permintaan global juga masih terus berekspansi, yang terlihat dari Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur di level 50,8 per Oktober 2025. Terlebih, PMI manufaktur Indonesia tercatat berada di posisi yang lebih tinggi yakni 51,2.

Meski melihat bahwa perekonomian China tumbuh melambat, yakni hanya di level 4,8 persen pada kuartal-III 2025, namun Purbaya mengatakan bahwa umumnya pertumbuhan ekonomi negara-negara di kawasan ASEAN cenderung masih resilien.

Misalnya seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tumbuh 5,04 persen, Vietnam tumbuh 8,23 persen, dan ekonomi Malaysia yang juga tercatat tumbuh 5,04 persen pada kuartal III-2025.

“Ekonomi China masih melambat meskipun ekonomi (negara-negara) ASEAN termasuk Indonesia, cenderung masih resilien,” ujarnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Konferensi Pers Lapor Pak Purbaya (14/11

Purbaya CS Buka Suara Soal Wacana Kenaikan Gaji ASN di 2026

Kementerian Keuangan melalui Direktur Jenderal Anggaran, Luky Alfirman, buka suara soal rencana kenaikan gaji para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2026 mendatang .

img_title

VIVA.co.id

20 November 2025





Source link