Nasional

Erick Thohir Pasang Badan Dukung Rencana Baru FIFA, Singgung Ancaman Suspend 8 Tahun Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

×

Erick Thohir Pasang Badan Dukung Rencana Baru FIFA, Singgung Ancaman Suspend 8 Tahun Indonesia Pasca Tragedi Kanjuruhan

Sebarkan artikel ini


Jumat, 31 Juli 2026 – 17:55 WIB

VIVA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan terbaru Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE). Program tersebut dirancang untuk mengoptimalkan nilai komersial sebagian hak turnamen FIFA sehingga mampu meningkatkan pendanaan bagi pengembangan sepak bola di seluruh asosiasi anggota FIFA.


img_title


Hasil Piala AFF 2026: Lawan 10 Pemain Timor Leste, Timnas Indonesia Gagal Cetak Gol di Babak Pertama

Erick Thohir menilai langkah tersebut sebagai kebijakan strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi negara-negara yang tengah membangun fondasi sepak bolanya, termasuk Indonesia. Menurutnya, PSSI berdiri di belakang inisiatif yang diusung Gianni Infantino karena diyakini mampu menciptakan perkembangan sepak bola yang lebih merata dan inklusif.

“Konteksnya harus kita lihat secara utuh. Prestasi dan kebangkitan sepak bola kita hari ini tidak lepas dari kehadiran masyarakat, pemerintah, dan tentunya FIFA yang selalu mendampingi kita,” kata Erick Thohir dalam pernyataan resminya.


img_title


Kabar Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Kembali Bersinar di Ajax Amsterdam

Ia juga mengingat kembali situasi pasca-tragedi Kanjuruhan yang sempat menempatkan Indonesia dalam ancaman sanksi berat dari FIFA. Menurut Erick, keberhasilan Indonesia menghindari hukuman tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan FIFA.

Presiden FIFA Gianni Infantino

Photo :

  • IMAGN IMAGES via Reuters/Mark J Rebilas


img_title


Kim Sang-sik Soroti Ancaman Mitchell Baker, Vietnam Mulai Siapkan Taktik Khusus Ini

“Kita harus berterima kasih, terutama kepada FIFA. Mengingat kembali peristiwa Kanjuruhan, jika saat itu tidak ada kesepakatan antara pemerintah, masyarakat, dan FIFA, tim nasional kita mungkin tidak ada hari ini karena ancaman suspend selama delapan tahun,” ujarnya.

Erick Thohir, yang saat itu turut membantu menjembatani komunikasi dengan FIFA sebelum menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, menegaskan bahwa Indonesia layak mendapatkan dukungan konkret dari badan sepak bola dunia. Dengan basis penggemar sepak bola yang sangat besar, Indonesia dinilai tidak seharusnya hanya dipandang sebagai pasar komersial.

“Kita sampaikan kepada FIFA bahwa kita butuh dibantu. Secara jumlah penggemar, kita bahkan lebih besar dari Brasil. Interaksi di media sosial klub-klub top Eropa membuktikan bahwa followers dari Indonesia selalu mendominasi. Artinya, kita jangan hanya mau dijadikan market,” tegas Erick.

Ia menambahkan, komitmen FIFA terhadap Indonesia kini sudah terlihat melalui kehadiran kantor regional di Jakarta serta alokasi pendanaan yang mencapai sekitar satu hingga dua juta dolar AS setiap tahun untuk mendukung pengembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara dan Oseania.

Halaman Selanjutnya

“Itulah mengapa kita meminta FIFA hadir di sini. Kini terbukti, mereka telah berinvestasi dengan mendirikan kantor di Jakarta dan berkontribusi langsung dengan anggaran satu hingga dua juta dolar per tahun untuk kawasan Oseania dan Asia Tenggara. Mereka serius di sini,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya





Source link