Jumat, 4 September 2026 – 11:09 WIB
Jakarta, VIVA – Fakta mencengangkan mencuat dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024.
Terdakwa Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex mengungkap adanya permintaan uang dari 24 anggota Panitia Kerja (Panja) Komisi VIII DPR RI yang melakukan perjalanan dinas ke Arab Saudi.
Gua Alex menyebut, masing-masing anggota Panja awalnya meminta uang sebesar 3.000 Riyal. Namun, dia mengaku hanya mampu memberikan separuhnya, yakni 1.500 Riyal per orang.
Hal itu diungkapka Gus Alex saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis malam, 3 September 2026 hingga Jumat dini hari, 4 September 2026.
Gus Alex mengonfirmasi cerita tersebut kepada mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Kementerian Agama, Jaja Jaelani, yang dihadirkan sebagai saksi.
“Saudara saksi, ingat bahwa 24 orang anggota Panja Komisi VIII yang berangkat dinas luar negeri, perjalanan luar negeri ke (Arab) Saudi itu sudah dibiayai oleh APBN, dari DIPA DPR. Saudara tahu?” tanya Gus Alex.
“Iya tahu,” jawab Jaja.
Gus Alex kemudian kembali menanyakan apakah Jaja mengingat peristiwa ketika dirinya menceritakan adanya permintaan uang tersebut.
“Saudara saksi ingat bahwa saya sampaikan 24 orang tersebut masing-masing meminta uang pada awalnya 3.000 Riyal per orang, kemudian saya hanya mampu menyiapkan dari uang honor saya per orang 1.500 Riyal. Saya pernah ceritakan itu?” kata Gus Alex.
“Iya, betul bercerita,” ucap Jaja.
Usai persidangan, Gus Alex mengaku yakin uang yang diserahkan secara tunai itu diterima oleh masing-masing anggota Panja. Dia bahkan menyebut ada ucapan terima kasih yang diterimanya setelah uang diberikan.
“Ya pasti, besoknya ketemu, dia katakan ‘Terima kasih, Gus’,” katanya.
Ketika ditanya mengenai tujuan pemberian uang tersebut, Ishfah menyebut uang itu digunakan untuk keperluan oleh-oleh.
“Uang oleh-oleh,” ucap Gus Alex.
Cuma 3 Hari, Remaja 13 Tahun Ini Kantongi Rp300 Juta dari AI, Bagaimana Caranya?
Zhu Shuhan, remaja China berusia 13 tahun, berhasil meraup Rp316 juta dalam tiga hari dari aplikasi AI buatannya meski tak memiliki kemampuan coding. Baca di sini
VIVA.co.id
4 September 2026






