Sabtu, 17 Oktober 2026 – 09:37 WIB
Jakarta, VIVA – Gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada perjalanan udara di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi jarak pandang yang menurun membuat dua penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terpaksa dibatalkan.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta mencatat, pembatalan tersebut terjadi akibat jarak pandang di bandara tujuan yang berada di bawah batas minimum keselamatan penerbangan. Kondisi ini membuat operasional penerbangan harus menyesuaikan situasi di lapangan.
Assistant Deputy Communication & Legal Soekarno-Hatta Executive Office, Yudistiawan, menyampaikan bahwa keputusan pembatalan dilakukan untuk menjaga keselamatan lalu lintas udara.
“Kami terus memantau perkembangan kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan penanganan penerbangan dan penumpang terdampak berjalan dengan baik,” katanya, Sabtu (17/10/2026).
Pengelola bandara juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menangani penumpang yang terdampak perubahan jadwal. Upaya tersebut dilakukan di sejumlah terminal guna mengurangi risiko penumpukan penumpang akibat penundaan maupun pembatalan penerbangan.
Menurut Yudistiawan, langkah mitigasi diperlukan agar arus penumpang tetap terkelola dan pelayanan kepada pengguna jasa bandara tetap berjalan sesuai standar yang berlaku. Ia memastikan kondisi operasional Bandara Soekarno-Hatta masih terkendali meskipun terdapat penerbangan yang dibatalkan.
“Kami juga memastikan langkah-langkah mitigasi di terminal tetap disiapkan agar pelayanan kepada pengguna jasa berjalan optimal. Saat ini, operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta tetap terkendali,” ujarnya.
Di tengah gangguan tersebut, calon penumpang diimbau tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang telah diperoleh sebelumnya. Informasi terbaru perlu diperiksa secara berkala untuk mengantisipasi perubahan jadwal akibat kondisi jarak pandang di bandara tujuan.
Yudis mengatakan, calon penumpang sebaiknya memastikan status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju bandara. Langkah ini diperlukan agar penumpang dapat mengetahui apabila terjadi penundaan atau pembatalan perjalanan.
Pembatalan dua penerbangan tersebut menjadi salah satu dampak gangguan jarak pandang akibat karhutla terhadap perjalanan udara. Pengelola Bandara Soekarno-Hatta terus memantau kondisi operasional dan berkoordinasi dengan pihak terkait, sementara calon penumpang diminta mengikuti informasi resmi untuk memastikan kelancaran perjalanan. (Ant)
Kabut Asap dari Indonesia Berdampak pada Pariwisata Singapura, Pesanan Liburan Turun 30 Persen
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra bagian selatan dan Kalimantan, Indonesia, turut berdampak pada Singapura termasuk dari sisi pariwisata
VIVA.co.id
17 Oktober 2026






