Minggu, 13 September 2026 – 04:10 WIB
VIVA – Kangen Band kembali menjadi sorotan usai Dodhy Hardiyanto menyatakan grup musik tersebut bubar. Pernyataan itu disampaikan Dodhy melalui Instagram setelah ia mengaku telah lama menyimpan persoalan di dalam tubuh band yang didirikannya.
“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar di karenakan ada kezoliman di dalam nya,” tulis Dodhy pada Sabtu, 12 September 2026.
Pernyataan tersebut sekaligus membuka kembali perjalanan panjang Kangen Band yang sudah melewati berbagai fase, mulai dari masa awal sebagai band indie di Lampung, meraih popularitas nasional, hingga mengalami sejumlah pergantian personel.
Berikut perjalanan karier mereka, sebagaimana dihimpun Viva pada Minggu, 13 September 2026.
Berawal dari Cleopatra
Kangen Band memiliki akar dari grup bernama Cleopatra. Band tersebut menjadi cikal bakal Kangen Band sebelum Dodhy membentuk grup dengan nama baru pada 2005.
Kangen Band resmi dibentuk di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Dodhy menjadi salah satu pendiri sekaligus gitaris dan pencipta lagu. Ia kemudian mengajak sejumlah teman untuk bergabung, di antaranya Tama sebagai gitaris, Bebe sebagai bassis, Izzy sebagai pemain keyboard, dan Baim sebagai drummer.
Pada awalnya, Dodhy juga mengisi posisi vokal. Namun, karena mengalami masalah pada tenggorokan, ia kemudian mengajak Andika Mahesa yang sebelumnya merupakan kru untuk menjadi vokalis.
Andika dianggap memiliki karakter suara yang cocok dengan lagu-lagu ciptaan Dodhy. Sejak saat itu, kombinasi keduanya menjadi salah satu ciri khas Kangen Band.
Nama Kangen sendiri berasal dari nama samaran yang pernah digunakan Dodhy ketika berkenalan dengan seseorang. Nama tersebut kemudian dipilih menjadi identitas grup.
Dari Lampung hingga dikenal secara nasional
Pada masa awal, Kangen Band bergerak sebagai band indie. Mereka memproduksi lagu secara mandiri dan berusaha memperkenalkan karya melalui radio.
Salah satu lagu yang kemudian mendapat perhatian adalah “Penantian Yang Tertunda”. Lagu tersebut diputar di radio dan mendapat respons pendengar. Kangen Band bahkan melakukan cara sederhana untuk memperkenalkan lagu mereka dengan meminta orang-orang melakukan request.
Nama Kangen Band perlahan semakin dikenal hingga menarik perhatian pihak manajemen. Pada 2006, mereka kemudian hijrah ke Jakarta dan tampil dalam acara HUT TVRI sebagai bagian dari proses perkenalan kepada publik yang lebih luas.
Halaman Selanjutnya
Setahun kemudian, Kangen Band merilis album perdana, “Tentang Aku, Kau & Dia”. Sejumlah lagu seperti “Tentang Bintang” dan “Selingkuh” menjadi populer.






