Nasional

Kemenhut Laporkan Titik Panas Karhutla di Indonesia Naik, Capai 1.532

×

Kemenhut Laporkan Titik Panas Karhutla di Indonesia Naik, Capai 1.532

Sebarkan artikel ini


Senin, 21 September 2026 – 15:17 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melaporkan saat ini terdapat 1.532 titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tersebar di sejumlah provinsi, naik dibandingkan kondisi pada Sabtu, 19 September 2026.


img_title


Langit Kalimantan Tengah Mendadak Merah Pekat akibat Karhutla, Bak Dunia Berbeda

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi menyampaikan pemerintah terus memperkuat upaya penanganan karhutla, terutama di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel).

“Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20, hingga Minggu (20/9) pukul 23.59 WIB, secara nasional terdeteksi 1.532 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence, meningkat 209 titik dibandingkan 1.323 titik pada Sabtu,” kata Ristianto, Senin, 21 September 2026.


img_title


64 Pesawat dan 54.394 Personel Tangani Karhutla, Setkab Teddy: Dari Udara hingga Darat Seluruh Kekuatan Terus Bergerak

Data sampai dengan 20 September 2026 memperlihatkan Kalteng memiliki 968 hotspot, Sumsel 285 hotspot, Kalimantan Barat (Kalbar) 98 hotspot, Kalimantan Selatan (Kalsel) 39 hotspot, Jambi 26 hotspot, dan Riau satu hotspot.

Dia menjelaskan Kalteng masih menjadi wilayah dengan hotspot high confidence terbanyak di antara enam provinsi prioritas, meskipun jumlahnya mulai menurun dibandingkan sehari sebelumnya.


img_title


Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel untuk Lawan Karhutla

Pada saat yang sama peningkatan cukup signifikan di Sumsel menjadi perhatian dalam penentuan prioritas operasi.

“Kementerian Kehutanan kembali menegaskan bahwa hotspot merupakan indikasi anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak dapat langsung disamakan dengan satu kejadian kebakaran maupun luas area yang terbakar,” katanya.

Satu kejadian kebakaran dapat terdeteksi sebagai beberapa hotspot, lanjutnya, sehingga seluruh indikasi tetap diverifikasi melalui pemeriksaan di lapangan dan kondisi aktual di lapangan.

Sebelumnya Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut pemerintah terus mengerahkan seluruh kekuatan untuk menangani karhutla termasuk 64 pesawat dan 54.394 personel yang tersebar di lokasi terdampak.

“Dari udara hingga darat, seluruh kekuatan terus bergerak. Semua dilakukan untuk memadamkan api, mengurangi dampak asap, dan yang terpenting, melindungi masyarakat dari ancaman karhutla,” kata Seskab Teddy Indra Wijaya dalam unggahan resmi dikutip dari Jakarta pada Minggu.

Dia menjelaskan sejak Agustus 2026 sebanyak 64 pesawat telah dikerahkan untuk melakukan water bombing, didukung 54.394 personel gabungan yang terus bergerak di lapangan, menjangkau titik-titik kebakaran dan mencegah api semakin meluas. (Ant)

Ilustrasi siswa sekolah dasa (SD).

Pekanbaru Masih Perpanjang PJJ Bagi Siswa Sekolah Imbas Karhutla

Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau kembali memperpanjang kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi peserta didik Paud hingga SMP.

img_title

VIVA.co.id

21 September 2026





Source link