Jumat, 2 Oktober 2026 – 00:14 WIB
VIVA – Timnas Indonesia mencatat kemenangan fenomenal atas Bangladesh dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda menang 9-2 sekaligus memastikan tiket ke final setelah melalui drama sengit hingga menit-menit akhir.
Pertandingan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis, (1/10/2026). Indonesia tampil agresif sejak awal dan sudah unggul 6-1 pada babak pertama.
Mitchell Lee Baker menjadi bintang dengan mencetak empat gol pada paruh pertama. Dua gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho dan Justin Hubner.
Namun, pesta gol Indonesia sempat terhenti setelah turun minum. Bangladesh tampil lebih solid dan membuat lini depan Skuad Garuda kesulitan menciptakan gol tambahan.
John Herdman kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk meningkatkan daya gedor. Luke Vickery, Egy Maulana Vikri, dan Dean James mendapat kesempatan bermain.
Indonesia terus menekan. Ole Romeny sempat mencetak gol pada menit ke-84, tetapi dianulir karena offside.
Drama sesungguhnya terjadi pada menit-menit akhir. Vickery mencetak gol pada menit ke-90 setelah memanfaatkan assist Romeny.
Namun, Bangladesh langsung membalas. Farhaan Ali Wahid memanfaatkan serangan balik pada menit 90+1 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-8.
Indonesia kemudian kembali meningkatkan tekanan. Situasi panas sempat terjadi di lapangan hingga sejumlah pemain cadangan masuk ke area permainan.
Dari situasi bola mati, Kevin Diks berhasil mencetak gol melalui sundulan. Gol tersebut membuat Indonesia kembali unggul dengan selisih tujuh gol.
Belum selesai sampai di situ. Romeny kembali menjadi kreator serangan. Umpannya diselesaikan Baker pada menit 90+7 untuk melengkapi kemenangan 9-2 sekaligus mencatatkan gol kelimanya dalam pertandingan.
Drama tersebut turut mendapat perhatian media sepak bola internasional. Akun sepak bola populer 433 bahkan menyoroti bagaimana Indonesia mampu mencetak dua gol tambahan hanya dalam beberapa menit untuk memastikan kelolosan ke final.
“Indonesia lolos ke final Piala ASEAN setelah akhir pertandingan yang gila,” tulis 433 dalam unggahannya.
433 menyoroti situasi Indonesia yang membutuhkan dua gol tambahan setelah kebobolan pada menit 90+1.
“Indonesia membutuhkan dua gol tambahan setelah kebobolan pada menit 90+1. Mereka kemudian mencetak gol pada menit 90+6 dan 90+7!” lanjut 433.
Halaman Selanjutnya
Akun tersebut juga memberikan sorotan khusus kepada Baker yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.






