Selasa, 18 Agustus 2026 – 08:15 WIB
Jakarta, VIVA – Perubahan peta industri otomotif Indonesia semakin terlihat dari pertumbuhan merek China, kendaraan elektrifikasi, hingga kinerja ekspor mobil. Tiga topik tersebut menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif dalam artikel terpopuler kali ini.
1. Mobil China Kini Kuasai Hampir Seperlima Pasar Otomotif RI
Merek mobil asal China terus memperbesar pengaruhnya di pasar otomotif Indonesia. Pangsa pasar yang semakin mendekati seperlima menunjukkan persaingan dengan merek Jepang dan Korea Selatan kini semakin ketat.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh bertambahnya pilihan model, harga yang kompetitif, serta teknologi elektrifikasi yang dibawa sejumlah merek China. Kondisi ini sekaligus menunjukkan perubahan peta persaingan industri otomotif Indonesia yang semakin beragam. Baca selengkapnya.
2. Pengguna Mobil Listrik dan Hybrid Meroket
Jumlah pengguna kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus mengalami pertumbuhan. Mobil listrik dan hybrid semakin banyak dipilih konsumen seiring bertambahnya pilihan model, perkembangan teknologi, serta meningkatnya perhatian terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar.
Pertumbuhan tersebut juga menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan elektrifikasi tidak hanya berlangsung melalui mobil listrik murni. Teknologi hybrid ikut mengambil peran sebagai pilihan bagi konsumen yang ingin mengurangi konsumsi bahan bakar tanpa sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya. Baca selengkapnya.
3. Ekspor Mobil Indonesia Makin Kencang, Ini Merek yang Paling Banyak Kirim ke Luar Negeri
Ekspor mobil Toyota
Photo :
- VIVA.co.id/Yunisa Herawati
Industri otomotif Indonesia tidak hanya mengandalkan penjualan di dalam negeri. Aktivitas ekspor kendaraan juga terus menunjukkan perkembangan dengan sejumlah merek menjadi kontributor terbesar pengiriman mobil produksi Indonesia ke pasar luar negeri.
Kinerja tersebut memperlihatkan peran Indonesia sebagai salah satu basis produksi otomotif penting di kawasan. Selain meningkatkan volume ekspor, aktivitas tersebut juga mendukung rantai industri dalam negeri yang melibatkan pabrik, pemasok komponen, hingga tenaga kerja. Baca selengkapnya.
Ngecas Mobil Listrik Kini Secepat Minum Kopi
Dengan teknologi baru, waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai mobil listrik mulai mendekati durasi pengemudi berhenti sejenak untuk menikmati kopi.
VIVA.co.id
17 Agustus 2026






