Minggu, 6 September 2026 – 07:20 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol. Sebabsaat ini terselimuti abu vulkanik akibat erupsi menerus Gunung Anak Krakatau (GAK) sejak kemarin
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengungkapkan, penyemprotan dilakukan untuk membasahi debu vulkanik yang menempel di permukaan jalan yang dinilai mengganggu pengguna jalan.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) sudah kami perintahkan untuk melakukan penyemprotan air di sejumlah ruas jalan protokol,” kata Eva di Kota Bandar Lampung, Minggu, 6 September 2026.
“Diharapkan dengan penyemprotan ini dapat mengurangi debu vulkanik GAK yang beterbangan dan mengganggu masyarakat maupun pengguna jalan,” katanya.
Selain itu, Eva juga mengimbau petugas di setiap kecamatan untuk melakukan pendataan wilayah yang terdampak debu vulkanik.
“Pendataan dilakukan guna mengetahui sebaran wilayah yang terkena dampak dan menjadi dasar pemerintah dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya,” kata dia.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Bandar Lampung Antoni Irawan menyatakan pihaknya mengerahkan armada bersama BPBD untuk melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan.
“Atas arahan Ibu Wali Kota, kami bersama BPBD melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan protokol. Ini sebagai langkah penanggulangan untuk mengurangi efek debu vulkanik yang beterbangan dan mengganggu masyarakat,” katanya
Sementara itu, pendataan oleh petugas di tingkat kecamatan terus dilakukan untuk menghimpun informasi mengenai wilayah yang terdampak.
“Pamong di kecamatan juga diarahkan untuk melakukan pendataan dan mengumpulkan informasi wilayah mana saja yang terkena dampak debu vulkanik. Data ini penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Antoni. (Ant)
BMKG: Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Sebagian Wilayah Jakarta
ebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi sejak Jumat malam 4 September 2026 tercatat sudah sampai ke sebagian wilayah Jakarta. Baca keterangan lebih lanjut
VIVA.co.id
6 September 2026





