Sabtu, 24 Oktober 2026 – 05:14 WIB
Jakarta, VIVA – Setelah sempat menghadiri sesi konferensi pers menjelang laga lanjutan Bundesliga melawan SC Freiburg, pelatih Bayern Muenchen Vincent Kompany dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan saat menyaksikan sesi latihan tim cadangan di pusat latihan klub, Sabener Strasse, Jerman, Jumat sore waktu setempat.
Saat ini Kompany tengah menjalani pemeriksaan menyeluruh dan harus tetap berada di bawah perawatan intensif tim medis. “Kesehatan Vincent Kompany adalah prioritas utama kami. Kami di Bayern akan melakukan segala yang kami bisa untuk memastikan dia pulih dengan cepat,” ujar Max Eberl, Direktur Olahraga Bayern.
Laga terdekat yang harusnya dihadapi pelatih berusia 40 tahun adalah laga lanjutan Bundesliga melawan SC Freiburg. Seluruh operasional latihan serta instruksi pertandingan skuad utama untuk sementara waktu akan diambil alih oleh jajaran staf kepelatihan.”Vinnie (Kompany) menerima semua perawatan medis dan dukungan yang diperlukan, dan dia akan diberikan waktu sebanyak yang dia butuhkan. Staf kepelatihannya, yang kami percayai sepenuhnya, akan mengambil alih tugasnya,” kata Eberl menambahkan.
Selama menangangi Bayern Muenchen, berkat konsistensi dan kestabilan taktik, Bayern Munich menjuarai Bundesliga pada musim debutnya (2024/2025) dengan penampilan menyerang yang sangat agresif. Manajemen lalu Bayern memperpanjang kontrak Kompany hingga tahun 2029. Kompany mencatatkan rekor sebagai pelatih Bayern pertama sejak Louis van Gaal pada 2010 yang mendapat perpanjangan kontrak lebih awal.
Hingga berita ini diturunkan, mantan kapten Manchester City tersebut dilaporkan berada dalam kondisi stabil di rumah sakit guna menunggu hasil observasi lebih lanjut dari tim dokter sebelum diizinkan kembali mendampingi tim.
Manchester City Terancam Hukuman Pengurangan Poin hingga Degradasi ke Championship
Manchester City terancam sanksi pengurangan poin besar hingga degradasi akibat 115 dakwaan pelanggaran aturan keuangan Premier League. Simak laporan lengkapnya.
VIVA.co.id
20 Oktober 2026






