Nasional

Polri Tambah Personel Brimob-Bareskrim Buat Cegah Karhutla Sampai ke Wilayah IKN

×

Polri Tambah Personel Brimob-Bareskrim Buat Cegah Karhutla Sampai ke Wilayah IKN

Sebarkan artikel ini


Senin, 26 Oktober 2026 – 12:45 WIB

Jakarta, VIVA – Polri menurunkan 200 personel Brimob dan 10 personel Bareskrim dalam upaya menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah.


img_title


Kabut Asap Karhutla Masih Parah, Pemkot Palu Perpanjang Sekolah Daring

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan di Jakarta, Senin (26/10/2026) mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam menangani karhutla secara menyeluruh.

Personel Brimob diterjunkan untuk membantu pemadaman dan mencegah meluasnya kebakaran, sedangkan personel Bareskrim untuk mendukung penegakan hukum.


img_title


100 Personel Polda Kaltim Dikerahkan ke 4 Wilayah Rawan Karhutla, Kutai Barat Paling Berisiko

“Upaya ini dilakukan secara terpadu bersama instansi terkait dan masyarakat agar dampak karhutla dapat diminimalkan,” kata Trunoyudo.

Untuk personel Brimob, sebanyak 100 personel dari Resimen 1 Gegana dan Resimen 1 Pelopor Pasukan Brimob II ditempatkan di Kaltim.


img_title


Kabut Asap Karhutla Selimuti Kapuas, Jarak Pandang Turun hingga 100 Meter

Ratusan personel tersebut ditugaskan untuk membantu penanganan titik api di Kabupaten Kutai Timur serta mendukung upaya mitigasi karhutla di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kutai Timur, Kutai Barat, dan Paser.

Sementara itu, 100 personel dari Resimen 2 Pelopor Pasukan Brimob II ditempatkan ke Kalteng. Mereka difokuskan untuk membantu menangani titik-titik kebakaran, termasuk di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) Kotawaringin Barat yang membutuhkan penanganan intensif.

Untuk personel Bareskrim Polri, jumlah yang ditempatkan masing-masing lima personel di Kaltim dan Kalteng.

Para personel ditugaskan untuk mendukung penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana karhutla, termasuk menelusuri dugaan penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab apabila ditemukan unsur pidana.

Trunoyudo menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari petugas di lapangan, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

Oleh karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran dan mengurangi dampaknya terhadap lingkungan maupun kehidupan warga.

“Polri akan terus bersinergi dengan instansi terkait dan masyarakat, baik dalam membantu pemadaman maupun menegakkan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ucapnya. (Ant) 

Mendagri Tito Karnavian

Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Optimalkan Pendaan untuk Padamkan Karhutla

Mendagri minta pendanaan penanganan karhutla harus segera diterjemahkan menjadi langkah operasional yang mempercepat penanganan karhutla dan mengurangi dampaknya.

img_title

VIVA.co.id

26 Oktober 2026





Source link