Nasional

Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc BUMN, Ini Sikap KPK

×

Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc BUMN, Ini Sikap KPK

Sebarkan artikel ini


Senin, 17 Agustus 2026 – 14:35 WIB

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku menunggu langkah konkret pemerintah soal pembentukan pengadilan ad hoc.


img_title


Warga Mengungsi Pascagempa NTT, Polisi Patroli Rumah Kosong Cegah Penjarahan

Pengadilan ini khusus menindak pejabat badan usaha milik negara (BUMN) sehingga belum melakukan pembahasan secara khusus.

“Kami belum masuk pada pembahasan, dan apa yang dilakukan oleh pemerintah baru pernyataan. Nanti action plan-nya (rencana aksinya) seperti apa, ya tentu KPK akan melihat,” tutur Ketua KPK Setyo Budiyanto, Senin, 17 Agustus 2026.


img_title


Sejumlah Tower Retak, AirNav Pastikan Navigasi Penerbangan Aman Pascagempa M7,7 yang Guncang NTT

Namun, Setyo mengaku lembaga antirasuah sejauh ini memandang wacana tersebut sebagai hal yang baik, terutama dalam memberikan kesejahteraan masyarakat.

“Kami melihat dalam sisi yang baik, dan dalam posisi pemikiran yang positif,” tutur dia.


img_title


Suvenir Upacara HUT RI di Istana Bikin Penasaran, Kenapa Ada Kelereng dan Karet?

Sebelumnya diberitakan, Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan membentuk pengadilan ad hoc untuk mengusut dugaan penyimpangan yang dilakukan jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam kurun waktu hingga 30 tahun ke belakang.

Wacana tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.

Prabowo menilai langkah khusus diperlukan untuk menangani dugaan persoalan di tubuh BUMN yang dinilai sudah berlangsung cukup lama.

“Mungkin harus kita bentuk suatu pengadilan ad hoc khusus untuk bisa kita usut pengurus-pengurus direksi 30 tahun ke belakang mungkin,” tutur Prabowo. (Ant)

Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko memberikan keterangan kepada wartawan di Kupang

3 Wilayah Flores Sempat Terisolasi Buntut Gempa NTT, Polisi Buka Akses dan Selamatkan Ibu Hamil

Polri berhasil membuka akses tiga wilayah di Pulau Flores yang sebelumnya terisolasi yang terdampak gempa dan longsor. Hal itu dikatakan Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko.

img_title

VIVA.co.id

17 Agustus 2026





Source link