Nasional

Suzuki Tetap Kuat di Tengah Gempuran Mobil China

×

Suzuki Tetap Kuat di Tengah Gempuran Mobil China

Sebarkan artikel ini


Jumat, 11 September 2026 – 16:28 WIB

Jakarta, VIVA – Persaingan pasar otomotif Indonesia semakin ramai dengan masuknya berbagai merek asal China. Namun, di tengah perubahan peta persaingan tersebut, Suzuki masih mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu merek dengan penjualan terbesar di pasar nasional.


img_title


5 Mobil Listrik Termahal di Indonesia, Harganya Tembus Rp8,6 Miliar

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dilihat VIVA Otomotif Jumat 11 September 2026, Suzuki mencatat 47.908 unit wholesales sepanjang Januari-Agustus 2026. Capaian tersebut menempatkan Suzuki di posisi ketiga merek dengan distribusi kendaraan ke diler terbanyak di Indonesia.

Suzuki berada di belakang Toyota dan Daihatsu, tetapi masih unggul atas sejumlah merek yang sedang berkembang agresif. Salah satunya BYD yang sepanjang periode yang sama mencatat 37.696 unit wholesales.


img_title


Incar Mobil Baru Rp200 Jutaan? Segini Pajak Tahunannya

Jika dibandingkan dengan Mitsubishi Motors yang mencatat 43.753 unit, posisi Suzuki juga masih cukup kuat. Artinya, meskipun merek-merek China mulai mendapatkan perhatian besar dari konsumen Indonesia, Suzuki belum kehilangan tempatnya di jajaran atas pasar otomotif nasional.

Salah satu hal yang menarik dari Suzuki adalah komposisi produknya yang tidak hanya mengandalkan satu jenis teknologi. Suzuki memiliki sejumlah model dengan mesin pembakaran internal, kendaraan hybrid, hingga model yang menyasar segmen SUV kompak.


img_title


Ban untuk Penggunaan Harian Ini Punya Teknologi Balap

Produk seperti Suzuki XL7 Hybrid menjadi salah satu contoh bagaimana Suzuki membawa teknologi elektrifikasi ke segmen kendaraan keluarga. Sementara Fronx memperluas pilihan Suzuki di segmen SUV kompak dengan menawarkan teknologi dan desain yang lebih modern.

Kondisi tersebut membuat Suzuki memiliki basis pasar yang cukup beragam. Konsumen yang masih membutuhkan kendaraan konvensional tetap memiliki pilihan, sementara konsumen yang mulai mempertimbangkan efisiensi bahan bakar dan elektrifikasi juga dapat memilih produk hybrid maupun model elektrifikasi lainnya.

Performa Suzuki pada Agustus juga menunjukkan kondisi yang relatif stabil. Pada bulan tersebut, Suzuki mencatat 5.935 unit wholesales, sedangkan penjualan retail mencapai 6.118 unit.

Angka retail yang lebih tinggi dibandingkan wholesales pada bulan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa permintaan di tingkat konsumen masih cukup kuat. Namun di sisi lain, merek China memang terus memberikan tekanan. BYD, misalnya, mencatat 7.870 unit wholesales pada Agustus 2026, lebih tinggi dibandingkan Suzuki pada bulan yang sama.

Halaman Selanjutnya

Kehadiran BYD juga diperkuat oleh sejumlah model dengan penjualan tinggi. BYD Atto 1 bahkan mencatat 5.538 unit berdasarkan data penjualan model Agustus yang sebelumnya tersedia, sehingga menjadi salah satu kendaraan dengan volume terbesar pada bulan tersebut.

Halaman Selanjutnya





Source link