Kamis, 8 Oktober 2026 – 04:22 WIB
Sukabumi, VIVA – Viral di media sosial terkait potongan video aksi Wakil DPRD Kota Sukabumi dari Fraski PDIP, Rojab Asy’ari usai putusan Mahkama Konstitusi (MK) terkait sidang sengketa Ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka.
Dalam potongan video yang beredar, ia menurunkan foto Wapres Gibran di ruang kerjannya.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk portes dirinya menyusul fakta persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik ijazah Gibran.
Rojab mengaku merasa malu melihat sosok seorang wakil presiden yang hingga kini dinilainya tidak dapat membuktikan keabsahan ijazah setara SMA di persidangan.
“Ya ini kan menyikapi fakta persidangan kemarin di Mahkamah Konstitusi berkaitan dengan putusan MK… itu kan memang dinyatakan di fakta persidangan bahwa Gibran Rakabuming Raka itu tidak bisa membuktikan berkaitan dengan ijazah setara SMA seperti kayak gitu,” ucap Rojab saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026).
“Meskipun memang di proses persidangan itu tidak terbukti, nah saya sebagai Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan ya merasa malu juga kan seperti kayak gitu. Ya terpaksa dengan sikap politik saya, ini untuk sementara foto Gibran Rakabuming Raka di ruangan saya diturunkan dulu sementara,” sambungnya.
Rojab menegaskan, pencopotan atribut foto tersebut bersifat sementara waktu sampai ada fakta hukum lanjutan yang menyatakan ijazah Gibran sah secara hukum. Foto tersebut kini telah dititipkan ke bagian Sekretariat DPRD.
“Sampai nanti ada fakta hukum lain yang menyatakan bahwa ijazah Gibran Rakabuming Raka itu sah secara hukum, kan seperti kayak gitu. Dan kita tadi menyerahkan, menitipkan dulu ke Sekretariat DPRD. Ini sifatnya sementara dan hanya di ruangan saya,” bebernya.
Lanjut Rojab menjelaskan, bahwa tindakan ini merupakan murni sikap politik pribadinya dan belum dikonsultasikan secara khusus dengan struktur partai. Ia juga memastikan bahwa foto Presiden Prabowo Subianto masih tetap terpampang di dinding ruangannya.
“Untuk Presiden saya masih pertahankan, Pak Prabowo ada tetap terpampang di ruangan saya,” ucapnya.
Saat disinggung apakah langkah serupa bakal diikuti oleh anggota fraksi lain atau memicu proses pemakzulan (impeachment), Rojab menyerahkan hal tersebut kepada dinamika di level pusat, khususnya DPR RI.
Halaman Selanjutnya
“Oh saya tidak tahu ya. Kalau impeachment itu kan urusan DPR RI kayak gitu. Tapi mudah-mudahan sikap diturunkan, ya kewenangan saya hanya bisa menurunkan fotonya saja kan kayak gitu. Untuk menurunkan impeachment Gibran itu ya mungkin kewenangannya di DPR RI berdasarkan hasil putusan MK,” pungkasnya.






