Nasional

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak

×

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak

Sebarkan artikel ini


Minggu, 6 September 2026 – 21:02 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan keselamatan dan keamanan menjadi prioritas dalam menangani dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang mempengaruhi operasional transportasi penerbangan.


img_title


Kemenhub Pastikan Refund Pembatalan Penerbangan Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau Berlaku 100 Persen

“Keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu operasional transportasi, termasuk penerbangan di sejumlah wilayah,” kata Menhub di sela memantau langsung Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten sekaligus jumpa pers yang terpantau secara daring di Jakarta, Minggu.

Menhub menyampaikan langkah penghentian sementara atau penutupan operasional bandar udara dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi apabila kondisi abu vulkanik dinilai dapat membahayakan keselamatan penerbangan.


img_title


Imbas Erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Soetta Ditutup Sampai Pukul 23.59 WIB

“Apabila memang seperti tadi, masa sebaran masih banyak, kemudian paper test-nya masih positif, maka kami tidak akan memaksakan bandara tersebut dibuka atau pengoperasian pesawat dilakukan,” ujar Dudy.

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas vulkanik dan penyebaran abu vulkanik, termasuk dampaknya terhadap ruang udara dan operasional bandar udara.


img_title


Seskab: Sejumlah Penerbangan Menuju Jakarta Dialihkan ke Bandara Kertajati, Disiapkan Bus dan Whoosh

Berdasarkan NOTAM A3348/26, Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara pada 6 September 2026 pukul 13.23–17.30 WIB (EST) akibat sebaran volcanic ash Gunung Krakatau. NOTAM itu menggantikan Notam A3346/26.

Penutupan dilakukan sebagai langkah keselamatan penerbangan menyusul adanya indikasi sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Penutupan serupa juga dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Budiarto Curug, Bandara Pondok Cabe, Bandara Taufik Kiemas, serta Bandara Atung Bungsu.

Dari penutupan tersebut, diketahui lebih kurang 150.000 penumpang tertahan, di mana ada 467 penerbangan yang terdampak, terdiri dari 58 penerbangan internasional dan 409 penerbangan domestik.

Menhub meminta seluruh operator penerbangan mengutamakan keselamatan dalam setiap pengambilan keputusan operasional, serta menyampaikan informasi secara cepat, akurat dan transparan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Menhub menegaskan meskipun terjadi gangguan operasional akibat kondisi alam, pelayanan terhadap penumpang tetap harus menjadi perhatian utama.

Maskapai penerbangan diminta memberikan informasi yang jelas kepada penumpang terkait perubahan jadwal, pembatalan maupun pengalihan penerbangan, serta memastikan hak-hak penumpang dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Halaman Selanjutnya

Menhub juga membuka kemungkinan pengalihan penerbangan ke bandara lain seperti ke Kertajati, Semarang, Surabaya serta Yogyakarta.

Halaman Selanjutnya





Source link