Minggu, 14 Juni 2026 – 09:10 WIB
Jakarta, VIVA – Kisruh yang melibatkan Sarwendah dan Ruben Onsu tampaknya mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah berbagai polemik yang menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir, kini muncul kabar bahwa pihak Sarwendah telah mengambil langkah awal untuk membuka jalur komunikasi dengan mantan suaminya tersebut.
Informasi terbaru mengungkap bahwa tim hukum Sarwendah telah mengirimkan surat resmi kepada kuasa hukum Ruben Onsu. Surat tersebut berisi ajakan untuk menggelar pertemuan guna membahas berbagai persoalan yang belakangan terus menjadi sorotan.
Kabar tersebut disampaikan oleh Minola Sebayang selaku kuasa hukum Ruben Onsu. Menurutnya, surat yang diterima dari pihak Sarwendah merupakan bentuk inisiatif untuk mencari jalan keluar terbaik melalui dialog yang berlangsung secara tertutup dan kekeluargaan.
Ajakan bertemu tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju penyelesaian masalah tanpa harus melibatkan konflik yang semakin melebar ke ruang publik. Namun hingga saat ini, jadwal pasti pertemuan masih belum ditentukan karena pihak Sarwendah belum mengajukan tanggal pelaksanaan.
Sementara itu, Ruben Onsu diketahui akan menjalankan ibadah umrah dalam waktu dekat. Kondisi tersebut membuat kemungkinan pertemuan baru dapat dilakukan setelah ia kembali ke Indonesia.
“Minggu depan itu, dia (Ruben) umrah. Jadi, kalau memang misalnya kami menyampaikan surat respons, mungkin sekitar Juli (pertemuan),” kata Minola Sebayang, mengutip tayangan YouTube, Minggu 14 Juni 2026.
Meski demikian, Minola Sebayang mengaku belum dapat memastikan apakah Ruben Onsu akan hadir secara langsung dalam pertemuan tersebut atau memberikan kuasa penuh kepada tim hukumnya untuk mewakili dirinya.
“Kami juga belum tahu, artinya itu Ruben juga akan bersedia atau mewakilkannya ke kita,” katanya.
Situasi serupa juga berlaku bagi Sarwendah. Hingga kini belum ada kepastian apakah mantan personel Cherrybelle itu akan datang sendiri untuk berdiskusi dengan Ruben Onsu atau menyerahkan seluruh proses kepada kuasa hukumnya.
Menurut Minola Sebayang, surat yang dikirim pihak Sarwendah masih berada pada tahap awal komunikasi. Fokus utamanya adalah membuka ruang pembicaraan yang lebih kondusif guna menemukan solusi terbaik bagi kedua belah pihak.
Halaman Selanjutnya
“Karena ini kan masih surat awal bahwa mulai ada ajakan untuk membicarakan ini di ruang tertutup secara kekeluargaan,” kata Minola Sebayang.






