Minggu, 14 Juni 2026 – 12:20 WIB
Jakarta, VIVA – Nama presenter Choky Sitohang tengah menjadi sorotan setelah mengungkap pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya saat bertugas sebagai pembawa acara dalam sebuah kegiatan resmi. Pengakuan tersebut sontak memicu perhatian publik karena melibatkan sosok yang diduga merupakan seorang pejabat yang bertindak dengan cara intimidatif di belakang panggung.
Kisah itu dibagikan Choky saat menjadi bintang tamu dalam program televisi. Ia menceritakan bagaimana suasana yang semula berjalan normal tiba-tiba berubah tegang beberapa menit menjelang acara dimulai.
Menurut Choky Sitohang, insiden bermula ketika seseorang datang ke ruang persiapan MC dengan sikap yang dinilai tidak bersahabat. Orang tersebut disebut masuk dengan cara yang cukup mengejutkan hingga membuat seluruh kru yang berada di lokasi terkejut.
“Kalau nggak siap, udah. Tinggalin aja,” kata Choky Sitohang, mengutip tayangan YouTube, Minggu 14 Juni 2026.
Presenter berpengalaman itu mengaku hingga kini masih mencoba memahami penyebab kemarahan sosok tersebut. Berdasarkan analisanya, kemungkinan besar terjadi kesalahan komunikasi di internal pihak penyelenggara atau pejabat terkait.
“Saya sebenarnya tuh menduga sampai sekarang pun saya masih ngomong yang sama nih. Duga saya, analisa saya, ini pejabat,” ucap Choky.
“Jadi dia bisa jadi ngasih arahan ke anak buahnya, diminta anak buahnya menyampaikan ke kami sebagai MC, hasilnya dia nggak melihat saat itu,” imbuhnya.
Situasi kemudian semakin memanas ketika sosok yang dimaksud mendatangi ruang kru dan menunjukkan sikap yang dianggap arogan. Choky Sitohang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan komunikasi profesional yang seharusnya terjadi dalam sebuah acara resmi.
“Arogansinya ditunjukkan dengan cara pertama dia masuk semi mendobrak pintu,” katanya.
Tak hanya itu, Choky Sitohang mengaku mendapat perlakuan yang menurutnya sudah masuk kategori intimidasi dalam lingkungan kerja. Ia mengatakan sosok tersebut berbicara dengan nada tinggi dari jarak yang cukup dekat.
“Dari jarak kira-kira 3 meter, dia buka, dia dorong, dia teriak. Saya kaget, tapi saya tetap tenang,” ujar Choky Sitohang.
Meski berada dalam situasi yang menegangkan, Choky memilih untuk tetap tenang dan mencoba berkomunikasi secara langsung. Ia bahkan menyebut jabatan orang tersebut sambil menanyakan penyebab kemarahannya.
Halaman Selanjutnya
“Saya lihat mata dia, saya sebut jabatan dia saat itu, karena dia mengintimidasi kami,” tuturnya.






