Jumat, 28 Agustus 2026 – 16:52 WIB
VIVA – Kabar duka datang dari dunia komedi Indonesia. Pelawak senior Topan Muhammad Sugianto meninggal dunia pada Kamis, 27 Agustus 2026. Topan mengembuskan napas terakhir dalam usia 70 tahun.
Kabar tersebut disampaikan Pustaka Komedi Indonesia melalui akun Instagramnya. Dalam unggahannya, Topan dikenang sebagai pelawak senior yang telah memberikan warna bagi dunia komedi Tanah Air.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Turut berduka cita atas wafatnya Topan Muhammad Sugianto (Topan),” tulis Pustaka Komedi Indonesia, sebagaimana dikutip pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Topan memiliki nama lengkap Topan Muhammad Sugianto. Ia lahir di Malang, Jawa Timur, pada 12 April 1956. Selain dikenal sebagai pelawak, Topan juga pernah berkiprah sebagai aktor.
Perjalanan Topan di dunia lawak juga tidak terlepas dari keluarganya. Ia merupakan kakak dari almarhum pelawak Leysus. Keduanya sama-sama dikenal di panggung komedi dan sempat menjalani perjalanan karier bersama.
Topan mulai menekuni dunia lawak sejak awal 1990-an. Ia mengikuti jejak Leysus yang lebih dahulu dikenal sebagai pelawak. Dari panggung lawak, perjalanan Topan kemudian membawanya tampil dalam sejumlah pertunjukan dan program komedi.
Nama Topan kemudian semakin dikenal ketika ia terlibat dalam Ketoprak Humor. Pertunjukan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya sebagai pelawak.
Setelah berkiprah di Ketoprak Humor, Topan juga tampil dalam sejumlah program lawak lain, termasuk Ronda, Pansus, dan Toples Show. Perjalanan tersebut memperlihatkan kiprahnya yang cukup panjang di dunia komedi.
Topan dan Leysus kemudian bergabung dengan Srimulat. Keduanya menjadi bagian dari perjalanan grup lawak yang telah melahirkan banyak pelawak populer di Indonesia.
Tidak selamanya berada di panggung hiburan, Topan kemudian juga aktif dalam dunia sepak bola. Ia diketahui menjadi pengurus tim sepak bola Porprov Kabupaten Malang serta klub Arema Malang.
Aktivitas tersebut menjadi bagian dari perjalanan Topan di masa berikutnya. Meski dikenal luas melalui dunia lawak, ia juga memiliki keterlibatan dalam kegiatan olahraga, khususnya sepak bola di Malang.
Kepergian Topan meninggalkan duka bagi orang-orang yang mengenalnya maupun dunia komedi Indonesia. “Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” tulis akun Pustaka Komedi Indonesia.
Halaman Selanjutnya
Topan meninggalkan perjalanan panjang sebagai pelawak dan aktor. Dari panggung lawak hingga Ketoprak Humor dan Srimulat, kiprahnya menjadi bagian dari sejarah hiburan Indonesia.






