Jumat, 28 Agustus 2026 – 12:20 WIB
Jakarta, VIVA – Pemerintah mulai menerapkan sistem desil nasional untuk menentukan sasaran penerima bantuan sosial sejak 2025 melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Desil merupakan kelompok peringkat kesejahteraan keluarga yang tercatat dalam DTSEN. Data tersebut digunakan pemerintah sebagai salah satu dasar dalam menentukan sasaran penerima bantuan sosial di Indonesia.
Dalam DTSEN, keluarga di Indonesia dibagi menjadi 10 kelompok desil. Masing-masing desil mewakili 10 persen keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraannya.
Desil 1 menjadi kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Sementara itu, desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Posisi desil setiap keluarga juga tidak bersifat tetap. Data desil bersifat dinamis dan dapat mengalami perubahan mengikuti kondisi ekonomi terbaru.
Badan Pusat Statistik (BPS) memperbarui data secara berkala berdasarkan hasil survei, pemutakhiran yang dilakukan pemerintah daerah, ground check oleh Kementerian Sosial, maupun usulan yang disampaikan masyarakat.
Karena itu, posisi desil seseorang dapat berubah apabila terdapat perubahan pada kondisi ekonomi yang menjadi dasar pemutakhiran data.
Cara Cek Desil DTSEN dengan NIK
Masyarakat dapat mengecek posisi desil yang tercatat dalam DTSEN menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pengecekan dilakukan melalui laman resmi DTSEN.
Berikut langkah-langkah untuk mengecek desil DTSEN:
- Buka laman DTSEN di https://dtsen-form.bps.go.id/.
- Pilih menu “Lainnya”.
- Masukkan NIK dan kode captcha yang tersedia.
- Klik “Cek Data”.
- Jika NIK terdaftar, sistem akan menampilkan keterangan bahwa NIK ditemukan dalam basis data DTSEN.
- Selanjutnya, klik “Cek Desil”.
- Masukkan tanggal lahir dan kode captcha.
- Klik “Cek Data”.
Sistem kemudian akan menampilkan informasi mengenai desil yang dimiliki.
Masyarakat dapat menggunakan informasi tersebut untuk mengetahui posisi kelompok kesejahteraan yang tercatat dalam basis data DTSEN.
Apabila data yang ditampilkan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, sistem juga menyediakan opsi “Pembaruan Data”. Masyarakat dapat mengikuti proses pembaruan sesuai dengan ketentuan yang tersedia dalam sistem.
Arti Desil 1 hingga 10
Sepuluh kelompok desil dalam DTSEN menunjukkan tingkat kesejahteraan keluarga, mulai dari kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Halaman Selanjutnya
Pembagian desil tersebut menjadi gambaran posisi kesejahteraan keluarga dalam basis data nasional.






