Nasional

Bikin Geram! Israel Ganti Nama Damascus Gate, Gerbang Bersejarah Menuju Masjid Al-Aqsa

×

Bikin Geram! Israel Ganti Nama Damascus Gate, Gerbang Bersejarah Menuju Masjid Al-Aqsa

Sebarkan artikel ini


Jumat, 28 Agustus 2026 – 15:50 WIB

VIVA –Zionis Israel kembali berulah. Kali ini pihaknya mengganti nama ‘Damascus Gate’ menjadi ‘Ancient Gate pada papan penunjuk arah di Yerusalem Timur. Tindakan tersebut dinilai sebagai upaya untuk menghapus identitas Palestina dari kota tersebut.


img_title


370 Anak Palestina Ditahan di Penjara Israel

Sebagaimana diketahui, Damascus Gate yang berada di sisi utara Kota Tua Yerusalem adalah salah satu pintu masuk paling terkenal yang menembus tembok kuno kota tersebut. 
Gerbang ini juga menjadi salah satu jalur utama yang dilalui warga Palestina menuju Masjid Al-Aqsa sekaligus menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi bagi masyarakat.

Melansir laman Middle East Eye, Jumat 28 Agustus 2026, papan penunjuk ‘Damasucs Gate’ dicopot menjadi ‘Ancient Gate’ dalam bahasa Arab, Inggris dan Ibrani pada awal pekan ini. 


img_title


Benjamin Netanyahu Koar-koar Tepi Barat Milik Israel

Abdullah Marouf, peneliti yang fokus pada isu-isu terkait Masjid Al-Aqsa, mengatakan Israel berupaya melakukan Yudaisasi terhadap Yerusalem dengan mengganti simbol-simbol Arab dan Islam dalam kehidupan publik dengan simbol-simbol Yahudi.

Ia mengatakan kawasan di sekitar Damascus Gate merupakan bagian penting dari kehidupan sehari-hari warga Palestina dan Israel telah lama berupaya mengubah nama kawasan tersebut.


img_title


Benjamin Netanyahu Tak Bebas Keliling Dunia: 125 Negara Bisa Tangkap PM Israel, cuma AS Pasang Badan

“Nama dalam bahasa Ibrani ini bertujuan menghilangkan penyebutan Damascus Gate, karena gerbang tersebut merupakan salah satu pintu utama dan pusat menuju Yerusalem,” kata Marouf kepada Middle East Eye.

Upaya mengganti nama sejumlah tempat penting di kawasan tersebut bukanlah hal baru, kata Marouf.

Israel sebelumnya mengganti nama Solomon’s Cave, yang berada di antara Damascus Gate dan Herod’s Gate, menjadi Zedekiah’s Cave. Menurut Marouf, pemberian nama-nama tersebut bertujuan mengubah karakter dan identitas Yerusalem.

“Israel telah membuktikan kegagalannya secara total dalam mencapai tujuan tersebut. Citra, karakter, dan bahasa Arab Yerusalem tetap terlihat jelas, dan sebuah papan nama di salah satu jalan kota tidak dapat mengubah kenyataan tersebut,” ujarnya.

Perubahan terbaru ini terjadi di tengah kampanye yang lebih luas yang menyasar nama-nama jalan, tempat penting, dan situs bersejarah di seluruh Yerusalem.

Gubernur Yerusalem mengatakan otoritas Israel mengganti nama-nama Arab yang telah digunakan selama bertahun-tahun sebagai bagian dari kebijakan untuk membentuk kembali lanskap perkotaan dan budaya kota tersebut.

Halaman Selanjutnya

Dalam pernyataan pada Rabu lalu, Gubernur Yerusalem mengatakan perubahan nama itu bukan sekadar langkah administratif, melainkan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memutus generasi mendatang dari nama-nama Arab yang memiliki nilai sejarah bagi kota tersebut.

Halaman Selanjutnya





Source link