Rabu, 9 September 2026 – 01:19 WIB
VIVA – Masa tumbuh kembang anak tidak selalu harus diisi dengan kegiatan belajar yang serius. Bermain, berbincang, hingga mencoba hal baru bersama orang tua ternyata dapat menjadi bagian dari proses belajar yang membuat anak merasa lebih aman dan nyaman untuk bereksplorasi.
Suasana belajar yang positif juga dinilai dapat membantu anak membangun rasa percaya diri. Ketika anak merasa dihargai dan tidak takut melakukan kesalahan, mereka memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan rasa ingin tahu, kreativitas, hingga kemampuan memecahkan masalah.
Psikolog Anak dan Keluarga, Irma Gustiana A. S.Psi., M.Psi., menjelaskan pentingnya menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak, termasuk dari lingkungan keluarga.
“Anak akan lebih mudah belajar ketika merasa aman secara emosional, dihargai, dan memiliki kesempatan bereksplorasi tanpa takut melakukan kesalahan. Suasana belajar yang menyenangkan juga dapat membangun rasa ingin tahu, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan keberanian mencoba hal baru,” jelas Irma dalam keterangannya, dikutip Rabu 9 September 2026.
Karena itu, peran orang tua menjadi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak membuat anak merasa tertekan. Rumah sebagai lingkungan pertama bagi anak dapat menjadi ruang untuk mengenalkan berbagai hal baru melalui aktivitas sederhana.
Peran Ibu dalam Membangun Ekosistem Ramah Anak
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Veronica Tan, turut menyoroti pentingnya kehadiran orang tua dalam masa tumbuh kembang anak.
“Saya melihat bahwa perempuan yang berdaya dapat menguatkan keluarga dan juga komunitas. Karena itu, di tengah berbagai tantangan saat ini, kita perlu berkolaborasi dan saling menguatkan. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana kita memberikan waktu kepada anak pada masa tumbuh kembangnya,” ungkapnya.
“Apa yang dilihat, kata-kata yang keluar, serta cinta kasih yang diberikan orang tua akan diperhatikan oleh anak. Karena itu, mari kita berkomitmen meluangkan waktu bersama anak, untuk mendidik dan mendampingi mereka,” sambungnya.
Menurut Wakil Sekretaris PP Fatayat NU, Hj. Kusnainik, M.AP, ibu memiliki posisi strategis dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar anak sejak dari rumah.
Halaman Selanjutnya
“Kami meyakini bahwa ibu memiliki peran strategis dalam menghadirkan lingkungan yang mendukung proses belajar anak sejak dari rumah. Sebagai organisasi perempuan, kami juga terus mendorong para ibu untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan saling menguatkan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak,” pungkasnya.






