Jumat, 11 September 2026 – 21:40 WIB
VIVA – Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta seluruh pihak menempatkan keselamatan suporter di atas rivalitas Persija Jakarta dan Persib Bandung.
Pesan tersebut disampaikan Erick menjelang duel kedua tim pada pekan kedua Super League 2026/27 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 12 September 2026.
Pertandingan Persija kontra Persib selalu memiliki tensi tinggi karena melibatkan dua klub dengan basis suporter besar. Namun, Erick mengingatkan bahwa rivalitas di lapangan maupun antarsuporter tidak boleh berkembang menjadi tindakan yang mengancam keselamatan.
Erick secara khusus meminta tragedi Kanjuruhan menjadi pelajaran yang tidak boleh dilupakan dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Indonesia.
“Saya mengingatkan kejadian Kanjuruhan jangan dilupakan,” kata Erick dalam Indonesia Sport Summit 2026 di Jakarta, Jumat, 11 September 2026.
Menurut Erick, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk memastikan pertandingan berlangsung aman sejak suporter berangkat menuju stadion hingga kembali ke rumah masing-masing.
Ia juga memperingatkan bahwa tindakan kekerasan dan provokasi akan berhadapan dengan proses hukum.
“Siapa pun individu yang membuat kekerasan ataupun provokasi, atau ada suporter yang tidak pulang ke rumah dengan selamat, kita bersepakat sesama Polri memastikan akan ada proses hukum,” ujar Erick.
Persija dan Persib Diminta Jaga Situasi
Erick berharap Persija sebagai tuan rumah dapat memastikan penyelenggaraan pertandingan berjalan dengan baik, termasuk keamanan di sekitar SUGBK.
Persib dan pendukungnya juga diminta ikut menjaga situasi tetap kondusif. Erick tidak ingin rivalitas kedua klub berhenti di pertandingan, tetapi justru meluas menjadi persoalan keamanan di luar stadion.
Koordinasi dengan kelompok suporter pun telah dilakukan aparat keamanan menjelang pertandingan. Salah satunya Polres Metro Bekasi yang berkoordinasi dengan The Jakmania Bekasi Raya dan Viking Bekasi terkait mobilitas pendukung Persija menuju Jakarta serta kegiatan nonton bareng suporter Persib.
Langkah tersebut menjadi bagian dari antisipasi untuk mengelola pergerakan massa suporter yang berpotensi meningkatkan tensi menjelang pertandingan.
Bagi Erick, keamanan pertandingan tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak. PSSI, operator kompetisi, klub, kepolisian, panitia pelaksana, hingga suporter memiliki peran masing-masing dalam menjaga pertandingan tetap aman.
Halaman Selanjutnya
Persija akan menjamu Persib di SUGBK, Sabtu, 12 September 2026, mulai pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi salah satu pertandingan yang paling mendapat perhatian pada awal musim Super League 2026/27.(Ant)






