Sabtu, 10 Oktober 2026 – 02:06 WIB
Jakarta, VIVA – Roblox terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mempermudah pengguna membuat game sendiri. Melalui alat pembuatan game bernama Build, pemain dapat mengubah instruksi berbentuk teks menjadi permainan yang bisa dikembangkan dan dipublikasikan kepada pengguna lain. Namun, Roblox menilai proses pembuatan game tidak cukup hanya mengandalkan AI yang mampu menghasilkan kode.
Roblox, dikutip VIVA Sabtu, ! menjelaskan pendekatan evaluasi untuk mengukur kualitas game yang dihasilkan Build. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan permainan sesuai dengan keinginan kreator, bisa dimainkan dengan baik, memiliki desain menarik, dan memberikan pengalaman yang layak bagi pemain.
Berdasarkan data hingga 1 September 2026, lebih dari 100.000 pemain telah mencoba Build sejak peluncuran versi alfa di Selandia Baru. Sekitar 9.000 game yang dibuat menggunakan alat tersebut juga telah dipublikasikan. Menariknya, 71 persen pengguna Build belum pernah menggunakan Roblox Studio sebelumnya.
Angka tersebut menunjukkan bahwa teknologi pembuatan game berbasis AI berpotensi membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk menjadi kreator, termasuk mereka yang belum memiliki pengalaman teknis.
Roblox Tidak Hanya Menilai Kode Game
Salah satu tantangan dalam pembuatan game menggunakan AI adalah memastikan seluruh elemen permainan dapat bekerja secara bersamaan. Sebuah game membutuhkan kode, aset visual, mekanisme permainan, antarmuka pengguna, serta kontrol yang sesuai dengan perangkat pemain.
Roblox menilai bahwa kode yang berjalan tanpa kesalahan belum tentu menghasilkan permainan yang menyenangkan. Game juga harus memiliki tujuan yang jelas, perkembangan tantangan, variasi konten, dan alasan bagi pemain untuk kembali memainkannya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Roblox mengembangkan kerangka evaluasi yang mengukur kualitas game dari beberapa sisi. Hasil evaluasi kemudian digunakan untuk menemukan kekurangan dan menentukan bagian yang perlu diperbaiki.
Pendekatan ini menjadi penting karena permainan digital bersifat interaktif. Kualitasnya tidak bisa diketahui hanya dengan memeriksa kode atau gambar, tetapi juga perlu diuji melalui pengalaman bermain secara langsung.
Empat Aspek Penilaian Game Buatan AI
Roblox menggunakan empat sinyal utama dalam mengevaluasi game yang dihasilkan Build.
Pertama, kualitas spesifikasi game. Sistem memeriksa apakah AI memahami instruksi kreator dan menerjemahkannya menjadi rancangan permainan yang masuk akal. Tujuannya agar hasil akhir tidak menyimpang dari konsep yang diminta.
Halaman Selanjutnya
Kedua, kualitas struktur dan desain game. Penilaian ini mencakup kode, aset, sistem permainan, kontrol, serta antarmuka. Roblox juga mengevaluasi kedalaman gameplay, variasi tantangan, perkembangan permainan, dan kemampuan game untuk dimainkan berulang kali.






