Nasional

Dari Transaksi Kecil hingga Rugi Miliaran Rupiah, Begini Cerita Korban Investasi Emas yang Seret Influencer JC dan KL

×

Dari Transaksi Kecil hingga Rugi Miliaran Rupiah, Begini Cerita Korban Investasi Emas yang Seret Influencer JC dan KL

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 10 Oktober 2026 – 03:03 WIB

Jakarta, VIVA – Berawal dari transaksi kecil yang berjalan lancar, investasi emas dan perak justru berujung kerugian hingga miliaran rupiah. Pengalaman tersebut dialami Bernardus, salah satu dari 86 korban dugaan penipuan investasi yang menyeret PT Divine Gems and Jewellery ke ranah hukum.


img_title


86 Korban Dugaan Penipuan Investasi Emas Lapor Bareskrim, Influencer Inisial JC dan KL Disebut, Siapa?

Kasus ini dilaporkan ke Bareskrim Polri pada Jumat (9/10/2026). Total kerugian yang dialami para korban diperkirakan mencapai Rp25 miliar. Dalam perkara tersebut, nama tiga influencer berinisial JC, KL, dan NN turut disebut oleh pihak pelapor.

Bernardus mengaku, awalnya tertarik melakukan transaksi melalui sistem preorder untuk membeli perak. Pada pembelian awal, ia menerima barang yang dipesan sehingga tidak memiliki alasan untuk mencurigai adanya masalah dalam transaksi tersebut.


img_title


Jennifer Coppen hingga Kirana Larasati Terseret Kasus Dugaan Penipuan Investasi Emas Bodong, Kok Bisa?

Pengalaman itu kemudian membuatnya meningkatkan jumlah pembelian. Namun, ketika transaksi berikutnya dilakukan, pesanan yang diharapkan tidak terealisasi. Kondisi tersebut berujung pada kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Perubahan dari transaksi kecil yang berjalan lancar menjadi pembelian bernilai besar yang bermasalah menjadi salah satu pengalaman yang disampaikan korban dalam kasus ini.


img_title


Operasi Besar-besaran! Kampung Boncos dan Kampung Ambon Diserbu Polisi

Pengacara korban, Bionda Johan Anggara, menjelaskan bahwa perusahaan diduga menawarkan transaksi jual beli emas dengan sistem preorder yang disertai bonus menarik. Konsumen disebut dijanjikan mendapatkan tambahan emas apabila membeli dalam jumlah tertentu.

“Khusus untuk preorder di mana dijanjikan dengan bonus yang menarik, terus termasuk beli 5 gram emas mendapatkan bonus 4 gram emas,” ujarnya.

Selain penawaran bonus, persoalan juga disebut muncul dalam mekanisme buyback atau pembelian kembali emas. Perusahaan diduga menjanjikan pembelian emas milik konsumen dengan harga lebih tinggi, tetapi pembayaran disebut tidak terealisasi sesuai perjanjian.

Menurut Bionda, para korban tertarik bertransaksi karena sejumlah faktor, mulai dari klaim keunggulan produk hingga keberadaan figur publik yang digunakan sebagai duta merek. Nama influencer berinisial JC, KL, dan NN kemudian menjadi perhatian karena disebut dalam keterangan pihak korban.

“Yang paling utama sebenarnya, setelah kami cross-check kenapa para korban ini semua tertarik, karena adanya public figure. Itu adanya influencer inisialnya adalah JC, terus KL, terus satu lagi adanya NN,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Meski demikian, penyebutan ketiga inisial tersebut tidak serta-merta membuktikan keterlibatan mereka dalam dugaan penipuan. Pihak korban meminta penyidik menelusuri sejauh mana peran masing-masing figur publik dalam perkara tersebut.

Halaman Selanjutnya





Source link