Senin, 12 Oktober 2026 – 10:20 WIB
Riyadh, VIVA – Bandara King Khalid di ibukota Arab Saudi, Riyadh kembali diserang Minggu (11/10/2026) waktu setempat. Serangan kedua ini terjadi sehari setelah serangan mematikan di bandara tersebut pada Sabtu (10/10) yang menewaskan sedikitnya 12 orang.
Menyusul dengan serangan yang terjadi di Riyadh, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh telah mengelurkan himbauan untuk WNI yang ada di sana. Dalam unggahannya di akun Instagram resmi @riyadhembassy, KBRI Riyadh mengimbau seluruh WNI di Arab Saudi untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari perjalanan yang tidak mendesak, serta selalu memantau informasi resmi dari otoritas setempat dan pihak terkait.
“Sehubungan dengan situasi terkini, seluruh WNI di Arab Saudi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari daerah yang berpotensi menjadi titik kerawanan serta membatasi perjalanan yang tidak bersifat esensial. WNI diimbau menghindari perjalanan yang tidak mendesak ke Kawasan Bandara Internasional King Khalid, Riyadh,” bunyi keterangan resmi KBRI Riyadh, dikutip Senin (12/10/2026).
KBRI Riyadh juga menghimbau WNI yang memiliki rencana penerbangan untuk selalu memeriksan mengkonfirmasi jadwal serta status penerbangan secara langsung kepada maskapai yang digunakan sebelum berangkat menuju bandara.
Pihak KBRI juga menyantumkan nomor bagi WNI di Riyadh yang bisa dihubungi jika dalam keadaan darurat. Nomor tersebut adalah 911 untuk wilayah Riyadh, Makkah, Madinah, dan Eastern Province. Lalu nomor 998 untuk wilayah lain di Arab Saudi. Sementara itu nomor hotline KBRI Riyadh +966 569173990.
Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI juga telah mengeluarkan imbauan bagi jemaah umrah yang masih berada di Arab Saudi. Kemenhaj meminta agar tetap berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), memantau informasi perjalanan, serta mengikuti arahan keselamatan dari otoritas setempat. Penyelenggara juga diharapkan memastikan kondisi jemaah terpantau dan menyampaikan informasi penting secara berkala.
“Kami mengimbau WNI di Arab Saudi, termasuk jemaah umrah, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Hindari lokasi rawan, patuhi aturan yang berlaku, serta ikuti arahan otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujar Ichsan di Jakarta, seperti dikutip dari keterangan resminya, Senin (12/10/2026).
Arab Saudi Diserang Lagi, Kemenhaj Ingatkan Calon Jemaah Umrah Cek 3 Hal Ini Sebelum Berangkat
Kementerian Haji dan Umrah mengeluarkan sejumlah himbauan untuk jemaah umrah dan calon jemaah umrah menyusul dengan serangan terbaru yang terjadi di Bandara Riyadh, Arab
VIVA.co.id
12 Oktober 2026






