Senin, 12 Oktober 2026 – 12:20 WIB
Jakarta, VIVA – Nama Hitler Mussolini Simeon Flores menjadi perhatian setelah ia terpilih sebagai wali kota Distrik Queropalca, wilayah pegunungan Andes di Peru. Politisi berusia 45 tahun itu meraih suara terbanyak dalam pemilihan kepala daerah setempat pada (4/10/2026).
Ia maju melalui partai politik berhaluan kiri, Ahora Nacion. Berdasarkan hasil penghitungan suara, Flores memperoleh 229 suara atau 34,54 persen dari total suara sah.
Ia unggul 25 suara dari Gaspar Benilde Osorio Zambrano yang diusung Renovacion Popular dan meraih 204 suara atau 30,77 persen. Sementara itu, Itala Yovana Santillan Vara dari Pais para Todos menempati posisi berikutnya dengan 187 suara atau 28,21 persen.
Dua kandidat lainnya memperoleh suara lebih sedikit. Kandidat dari Alianza para el Progreso meraih 35 suara atau 5,28 persen, sedangkan kandidat Partido Democratico Somos Peru mendapatkan delapan suara atau 1,21 persen.
Secara keseluruhan, terdapat 707 surat suara dalam pemilihan tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 663 suara dinyatakan sah, 30 surat suara kosong, dan 14 lainnya tidak sah.
Media lokal Ahora Regional melaporkan kemenangan Flores setelah proses penghitungan selesai. Namun, meski seluruh surat suara telah dihitung oleh otoritas pemilu Peru, pengumuman resmi hasil pemilihan saat itu masih menunggu konfirmasi.
Nama Hitler Mussolini yang disandang Flores menarik perhatian, karena mengingatkan publik pada dua tokoh yang identik dengan sejarah Perang Dunia II, Adolf Hitler, pemimpin Nazi Jerman, dan Benito Mussolini, diktator fasis Italia. Keduanya dikenal melalui rezim otoriter serta peran mereka dalam sejarah Eropa pada masa tersebut.
Meski demikian, kesamaan nama tidak serta-merta menunjukkan hubungan atau kesamaan ideologi. Flores terpilih melalui Ahora Nacion, partai politik berhaluan kiri di Peru. Hal ini berbeda dari ideologi Nazi dan fasisme yang melekat pada kedua tokoh sejarah tersebut.
Flores bukan satu-satunya politikus di Peru yang memiliki nama serupa dengan tokoh kontroversial itu. Sebelumnya, seorang politikus bernama Hitler Alba pernah menjabat sebagai wali kota Yungar, wilayah Andes lainnya. Ia memimpin daerah tersebut pada periode 2011 hingga 2014 dan kembali terpilih pada 2018.
Pemilihan wali kota Queropalca merupakan bagian dari pemilihan regional dan kota di Peru yang berlangsung pada 4 Oktober silam. Kemenangan Flores menambah perhatian terhadap kontestasi politik lokal di negara Amerika Selatan tersebut, terutama karena namanya yang tidak biasa. (Ant)
Konser BTS di Peru Terancam Batal Gegara Privasi Member Terganggu, Hotel Dikepung Fans
Privasi BTS di Peru menjadi sorotan setelah hotel mereka dipadati penggemar. RM sudah meminta ARMY menjaga jarak, sementara kabar pembatalan konser belum dikonfirmasi.
VIVA.co.id
10 Oktober 2026






