Sabtu, 17 Oktober 2026 – 17:46 WIB
Bogor, VIVA – Garudayaksa FC akhirnya meraih kemenangan perdana di Super League 2026/2027. Tim berjuluk Garuda Muda itu bangkit setelah tertinggal lebih dulu untuk menaklukkan Arema FC dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10/2026) sore WIB.
Arema FC sempat mengejutkan tuan rumah melalui gol cepat Matheus Blade pada menit kelima. Namun, Garudayaksa mampu membalikkan keadaan lewat Brian Rubio (34′), Jayro Jean (37′), dan Carlos Iury (70′).
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Garudayaksa di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini. Tambahan tiga poin mengangkat mereka ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi lima poin.
Sebaliknya, Arema FC harus menerima kekalahan pertama mereka di Super League 2026/2027. Tim berjuluk Singo Edan itu tertahan di posisi ke-10 dengan enam poin.
Arema FC langsung mengambil keuntungan dari situasi bola mati pada awal pertandingan. Berawal dari sepak pojok Marcos Vinicius, Matheus Blade memenangi duel udara dan menanduk bola ke gawang Dominik Holec pada menit kelima.
Gol tersebut membuat Arema unggul 1-0 sekaligus memberi tekanan kepada Garudayaksa yang berstatus tuan rumah.
Garudayaksa berusaha merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34.
Jayro Jean menjadi aktor penting di balik gol penyama kedudukan. Ia membawa bola melewati pertahanan Arema sebelum melepaskan umpan ke tengah kotak penalti. Kiper Adi Satryo sempat menepis bola, tetapi Brian Rubio dengan sigap menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Momentum tersebut dimanfaatkan Garudayaksa untuk membalikkan keadaan. Tiga menit berselang, Jayro Jean melakukan penetrasi dari sisi kiri, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan akurat yang gagal dihentikan Adi Satryo.
Garudayaksa pun berbalik unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Arema berusaha mengejar ketertinggalan. Pelatih Garudayaksa, Milos Joksic, juga melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Jayro Jean dan memasukkan Carlos Iury.
Kedua tim sempat menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum ada gol tambahan hingga pertandingan memasuki menit ke-70.
Halaman Selanjutnya
Garudayaksa akhirnya memperlebar keunggulan melalui Carlos Iury. Pemain pengganti tersebut menerima bola di sekitar tepi kotak penalti, memutar badan, kemudian melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dibendung Adi Satryo.






