Nasional

Sistem Ganjil Genap BBM Pertalite di Bali Diterapkan Hari Ini, Kodam Udayana Bantu Amankan Distribusi

×

Sistem Ganjil Genap BBM Pertalite di Bali Diterapkan Hari Ini, Kodam Udayana Bantu Amankan Distribusi

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 17 Oktober 2026 – 12:39 WIB

Jakarta, VIVA – Penerapan sistem ganjil genap untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Bali pada 17-19 Oktober 2026. 


img_title


Stok BBM Bali Disiapkan hingga 48 Juta Liter, 66 SPBU Buka 24 Jam

Kebijakan tersebut diterapkan berdasarkan Surat Gubernur Bali Nomor B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM.

Pengaturan pengisian Pertalite ini berlaku bagi kendaraan roda dua dan roda empat di seluruh wilayah Provinsi Bali.


img_title


Harga BBM Nonsubsidi Turun Pekan Ini, tapi Hanya Berlaku di Malaysia

Pada Sabtu hari ini, pengisian berlaku khusus untuk kendaraan dengan angka terakhir nomor polisi atau pelat ganjil. Pada Minggu, khusus untuk pelat nomor genap sedangkan Senin khusus pelat ganjil lagi.

Pemerintah Provinsi Bali bersama Pertamina Patra Niaga juga menetapkan batas maksimal pembelian BBM, yakni 20 liter untuk kendaraan roda empat dan 3 liter untuk kendaraan roda dua.


img_title


Detik-Detik Mobil Listrik Seruduk Motor yang Antre BBM di Jembrana Bali, Ternyata Ini Penyebabnya

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan mendukung kebijakan tersebut. 

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan surat gubernur tersebut turut mengatur prioritas pelayanan BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Kendaraan ambulans dan pemadam kebakaran menjadi prioritas pengisian BBM.

Sementara itu, kendaraan truk hanya diperbolehkan mengisi BBM di SPBU pada malam hari.

Penerapan ganjil genap diharapkan dapat mengurai antrean di SPBU Bali secara bertahap.

“Kami juga mendapat dukungan 100 personel TNI Kodam IX/udayana sebagai operator SPBU di malam hari serta pengawalan patwal Polda Bali untuk kelancaran distribusi mobil tangki ke SPBU. Hal ini tentunya guna mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali dari penguatan pasokan, penambahan jam operasional SPBU, serta peningkatan kesiapan armada dan personel,” tutup Ahad.

Pada Jumat (16/10/2026), dua kapal pengangkut BBM bersandar di Bali dengan membawa total 20 juta liter Pertalite.

Kapal MT Pangkalan Brandan tiba di Integrated Terminal (IT) Manggis dengan muatan 16 juta liter, sedangkan MT Asian Rigel bersandar di Fuel Terminal (FT) Sanggaran dengan membawa 4 juta liter.

Pertamina Patra Niaga menargetkan stok Pertalite di Bali mencapai 48 juta liter pada 17 Oktober 2026.

Jumlah ini diproyeksikan mencukupi kebutuhan sekitar dua minggu dalam kondisi pasokan aman.

Dari sisi pelayanan, sebanyak 66 SPBU disiapkan beroperasi selama 24 jam. Rinciannya, 42 SPBU berada di Kota Denpasar dan 24 SPBU lainnya di Kabupaten Badung.

Halaman Selanjutnya

Langkah ini diharapkan membantu mengurai antrean dan memperluas waktu pelayanan bagi masyarakat.

Halaman Selanjutnya





Source link