Selasa, 17 Juni 2025 – 09:28 WIB
Jakarta, VIVA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG( dibuka menguat 45 poin atau 0,64 persen di level 7.163 pada pembukaan perdagangan Selasa, 17 Juni 2025.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal lanjut menguat pada perdagangan hari ini.
“IHSG masih berpeluang terkoreksi kembali karena sudah break di bawah support 7.120. Target koreksi IHSG ke 7.000-7.050,” kata Fanny dalam riset hariannya, Selasa, 17 Juni 2025.
Baca Juga :
Sri Mulyani Tambah Investasi RI ke 3 Lembaga Keuangan Internasional Sebesar Rp 1,76 Triliun
Bursa saham Asia-Pasifik naik pada perdagangan Senin, 16 Juni 2025, di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran serta menjelang rilis serangkaian data ekonomi dari China.
Baca Juga :
IHSG Sesi I Balik ke Posisi Awal, Cek 3 Saham Top Gainers Cuan Buntut Perang Israel-Iran
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,26 persen dan Indeks Topix menguat 0,75 persen. Di Korea Selatan, Indeks Kospi bertambah 1,80 persen dan Indeks Kosdaq naik 1,09 persen.
Sementara itu, Indeks S&P/ASX 200 Australia naik tipis 0,01 persen, Indeks Hang Seng Hong Kong menguat 0,70 persen, dan Indeks CSI 300 China naik 0,25 persen. Sedangkan, Indeks FTSE Straits Times turun 0,07 persen dan FTSE Malay KCLI naik tipis 0,02 persen.
Di sisi lain, China dijadwalkan akan merilis data ekonomi utama untuk bulan Mei 2025, termasuk angka penjualan ritel dan produksi industri. “Support IHSG berada di level 7.050-7.090 sementara resist IHSG di rentang 7.140-7.200,” ujarnya.
Prospek Emiten Holding MIND ID Cerah, Simak Faktor Pendukungnya
Emiten anggota BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID diproyeksi bakal terus diapresiasi oleh para investor.
VIVA.co.id
16 Juni 2025






