Nasional

Pasukan Kedirgantaraan IRGC Luncurkan 14 Kejutan untuk Ubah Pertempuran

×

Pasukan Kedirgantaraan IRGC Luncurkan 14 Kejutan untuk Ubah Pertempuran

Sebarkan artikel ini



loading…

Pasukan kedirgantaraan IRGC luncurkan 14 kejutan untuk ubah pertempuran. Foto/X

TEHERAN – Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam ( IRGC ) Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi memperingatkan bahwa jika musuh melancarkan gelombang agresi ketiga yang tidak diprovokasi terhadap Iran, angkatan tersebut akan mengungkap kemampuan kejutannya dan mengerahkannya di medan perang. Pernyataan ini disampaikan seraya memaparkan berbagai pencapaian Angkatan Kedirgantaraan IRGC.

Berbicara dalam sebuah konferensi pers pada hari Sabtu, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi menyatakan bahwa angkatan tersebut memiliki “kejutan yang dapat mengubah peta pertempuran.” Ia menegaskan bahwa jika dikerahkan, kejutan-kejutan ini akan membuat seluruh dunia “tercengang.”

Beberapa kemampuan tersebut dapat diungkap jika situasi menuntutnya, tambahnya.

Pasukan Kedirgantaraan IRGC Luncurkan 14 Kejutan untuk Ubah Pertempuran

1. 14 Kejutan yang Disiapkan

Ia menyebutkan bahwa kejutan-kejutan ini merupakan bagian dari 14 pencapaian Angkatan Kedirgantaraan IRGC. Pencapaian lainnya mencakup teknologi kedirgantaraan buatan dalam negeri, ekspor persenjataan, kemandirian militer, kemampuan untuk terus beroperasi di tengah pemboman, teknologi rudal dan pesawat nirawak (drone) yang canggih, serta perolehan dukungan luas dari masyarakat.

Menyoroti produksi pengetahuan mandiri dan lokalisasi keahlian global sebagai pencapaian pertama, juru bicara tersebut mengatakan bahwa Iran telah bertransformasi dari pengimpor peralatan militer kedirgantaraan menjadi pengekspor.

Merujuk pada drone serang satu arah Shahed-136, ia mengatakan, “Sebagai contoh, saat ini drone tersebut telah ditiru di banyak negara di seluruh dunia, bahkan di Amerika Serikat, di mana drone itu diproduksi dan digunakan dengan nama yang berbeda-beda.”

2. Tak Bergantung Asing

Ia menyebutkan beberapa produk yang kini diekspor oleh Iran, antara lain sistem rudal anti-balistik Arman, sistem pertahanan udara jarak menengah bergerak (mobile) 3rd Khordad, serta sebuah pesawat nirawak (UAV) dengan kode nama 357. “Kami tidak perlu mengimpor senjata dari negara lain, mendatangkan penasihat militer asing untuk melatih personel kami dalam penggunaannya, ataupun memperoleh suku cadang untuk peralatan militer kami dari luar negeri,” ujar juru bicara tersebut.



Source link