Nasional

Analisis Masa Depan Esports Mobile Legends, Akankah Kompetisi MOBA Mobile Tetap Mendominasi Industri Esports Global?

×

Analisis Masa Depan Esports Mobile Legends, Akankah Kompetisi MOBA Mobile Tetap Mendominasi Industri Esports Global?

Sebarkan artikel ini


Senin, 3 Agustus 2026 – 01:10 WIB

VIVA – Selama beberapa tahun terakhir, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) telah berkembang dari sekadar game mobile populer menjadi salah satu ekosistem esports terbesar di dunia. Dominasi turnamen seperti MPL, Mid Season Cup (MSC), hingga M Series membuktikan bahwa kompetisi MOBA mobile mampu menarik jutaan penonton dan sponsor global.


img_title


7 Game Indie Terbaik 2026 dengan Gameplay Paling Seru, Wajib Dicoba oleh Pecinta Pengalaman Baru

Namun, muncul pertanyaan besar di kalangan pelaku industri: apakah Mobile Legends dan esports MOBA mobile masih akan mendominasi industri esports global dalam beberapa tahun ke depan, atau justru mulai tergeser oleh genre lain?

Berbagai laporan resmi dari Moonton Games, Esports Charts, hingga analis industri, dirangkum VIVA Senin, 3 Agustus 2026, menunjukkan bahwa prospek esports Mobile Legends masih sangat kuat, meski tantangan baru mulai bermunculan.


img_title


Indef Sebut Insentif Otomotif Bakal Dorong Produksi EV Nasional

Dominasi Viewership Masih Sulit Ditandingi

Salah satu indikator utama kesehatan sebuah ekosistem esports adalah jumlah penontonnya. Dalam hal ini, Mobile Legends masih menunjukkan performa yang luar biasa.


img_title


Membandingkan Game RPG Jepang dan Barat, Dua Filosofi Desain yang Membentuk Industri Game Selama Puluhan Tahun

Berdasarkan laporan resmi Moonton Games yang mengutip data Esports Charts, M7 World Championship mencatat lebih dari 5,68 juta peak concurrent viewers, menjadikannya turnamen mobile esports paling banyak ditonton sepanjang sejarah. Bahkan, M7 menjadi satu-satunya turnamen mobile yang mampu bersaing dengan kompetisi PC terbesar dari sisi nilai media dan jumlah penonton.

Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa esports mobile kini bukan lagi sekadar pelengkap industri, melainkan salah satu pilar utama esports global.

Ekspansi ke Wilayah Baru Menjadi Kunci

Jika sebelumnya Mobile Legends identik dengan Asia Tenggara, kini Moonton mulai memperluas jangkauan kompetisinya.

Dalam roadmap esports 2026, perusahaan memperkenalkan struktur kompetisi baru yang mencakup lima kawasan besar, yakni Asia Tenggara, Eropa Timur dan Asia Tengah, EMEA, Asia Timur, serta Amerika. Selain itu, M8 World Championship dijadwalkan berlangsung di Türkiye dan Thailand, menandai pertama kalinya babak final M Series digelar di kawasan Eropa.

Langkah tersebut memperlihatkan ambisi Moonton untuk menjadikan Mobile Legends sebagai esports berskala global, tidak hanya bergantung pada pasar Asia Tenggara.

Mobile Esports Memiliki Keunggulan yang Sulit Ditiru

Halaman Selanjutnya

Salah satu alasan Mobile Legends terus berkembang adalah aksesibilitasnya.

Halaman Selanjutnya





Source link