Senin, 12 Oktober 2026 – 05:21 WIB
Jakarta, VIVA –Setelah serangan mematikan kelompok Houthi terhadap bandara internasional Riyadh pada Sabtu, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 309 lainnya, penerbangan sipil di Bandara Internasional King Khalid di Riyadh masih dihentikan. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh menyampaikan bahwa belum ada laporan terkait Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban meninggal maupun luka dalam serangan yang menyasar Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi pada Sabtu.
“Sampai rilis ini dibuat, tidak ada laporan Warga Negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Informasi mengenai kemungkinan Warga Negara Indonesia di antara korban luka masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut,” bunyi pernyataan KBRI Riyadh yang dikonfirmasi di Jakarta pada Minggu.
Namun, karena bandara yang masih ditutup, Kedutaan menyarankan WNI yang akan melakukan umrah atau perjalanan dari dan menuju Arab Saudi untuk mengonfirmasi kembali status perjalanannya kepada maskapai yang digunakan sebelum menuju bandara.
Jumlah WNI yang berada di Arab Saudi per Desember 2025 tercatat 361.147orang, dan KBRI Riyadh menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomunikasi dengan Otoritas Arab Saudi, serta melakukan pemantauan ke lapangan untuk memastikan ada atau tidak WNI yang menjadi korban dan menjalani perawatan pada Rumah Sakit di Riyadh dan sekitarnya.
Koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman pada Minggu berjanji akan memberikan respons “tegas” terhadap serangan di bandara utama di ibu kota Riyadh, yang menurut pihak berwenang telah menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya.
Juru bicara koalisi Turki al-Maliki menyalahkan kelompok Houthi di Yaman atas serangan pada Sabtu (10/10) di Bandara Internasional King Khalid. Ia mengatakan serangan tersebut menargetkan salah satu terminal penumpang dan menewaskan serta melukai penumpang maupun pekerja bandara.
Fakta Terbaru Serangan Bandara Riyadh, 13 Orang Tewas hingga Proyektil Picu Kebakaran
Serangan yang menghantam bandara internasional King Khalid di Riyadh Arab Saudi pada Sabtu waktu setempat mendapat sorotan dunia. Baca fakta-fakta seputar insiden itu
VIVA.co.id
12 Oktober 2026






