Sabtu, 7 November 2026 – 17:30 WIB
Jakarta, VIVA – Ada pemandangan berbeda di ajang Specialty Equipment Market Association (SEMA) Show 2026 yang berlangsung di Las Vegas Convention Center, Amerika Serikat. Sebuah mobil BMW tampil dengan balutan motif batik Sumatera di hampir seluruh bagian bodinya.
Mobil tersebut adalah BMW Passato, yang dibangun dari basis BMW 320 lansiran 2010. Kehadirannya bukan sekadar memamerkan hasil modifikasi, tetapi juga membawa unsur budaya Indonesia ke salah satu pameran aftermarket dan modifikasi otomotif terbesar di dunia tersebut.
BMW Passato tampil dalam SEMA Show 2026 yang berlangsung pada 3-6 November. Proyek ini merupakan kolaborasi antara National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dengan rumah busana Shizka Prive.
Motif batik Sumatera menjadi pembeda utama mobil ini. Corak tradisional tersebut dipadukan dengan pilihan warna mencolok yang terinspirasi dari gaya otomotif era 1990-an.
Konsep warna dan desain BMW Passato digarap langsung oleh Founder NMAA sekaligus Direktur Modifikasi IMI Pusat, Andre Mulyadi. Sementara penerjemahan desain dikerjakan Musa Tjahjono dari Musartwork, yang sebelumnya merupakan desainer West Coast Customs.
Untuk pengerjaan airbrush dan pengecatan, proyek ini melibatkan Tomi Gunawan dari Tomi Airbrush. Proses pengecatan menggunakan sejumlah material, mulai dari epoxy, base coat, cat xirallic, pernis, hingga pelapisan akhir.
Tidak hanya pada kendaraan, unsur budaya Sumatera juga dibawa melalui busana rancangan Shizka Prive. Koleksi khusus tersebut mengusung tema Sumatera Fusion – Heritage in Motion, yang memadukan warisan budaya dengan pendekatan fashion modern.
Shizka mengatakan, keikutsertaannya dalam ajang internasional tersebut bukan sekadar menampilkan karya fashion, melainkan juga membawa misi memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat global.
“Membawa kekayaan budaya Indonesia ke panggung sebesar SEMA Show 2026 bukan sekadar unjuk karya, melainkan sebuah misi kebudayaan. Kami ingin membuktikan bahwa warisan tradisi Nusantara sangat dinamis dan mampu berdiri anggun serta relevan di tengah gelombang modernisasi global,” ujar Shizka.
Dia menjelaskan, perpaduan fashion dan otomotif menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan identitas budaya Indonesia melalui pendekatan yang berbeda.
“Ketika fashion bertaut harmonis dengan dunia otomotif di mata internasional, dunia bisa melihat betapa indahnya identitas bangsa kita,” tuturnya.
Halaman Selanjutnya
Kolaborasi Shizka Prive dengan NMAA di panggung internasional bukan yang pertama. Sebelumnya, Shizka Prive juga pernah terlibat mendampingi mobil-mobil modifikasi karya builder Indonesia di Osaka Auto Messe, Jepang.






