Nasional

BNPB Sebut Kondisi Anak Krakatau Kondusif, Modifikasi Cuaca Segera Dilakukan

×

BNPB Sebut Kondisi Anak Krakatau Kondusif, Modifikasi Cuaca Segera Dilakukan

Sebarkan artikel ini


Senin, 7 September 2026 – 08:48 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu meluruhkan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta, Banten, dan Lampung.


img_title


Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Pagi Ini, Masyarakat Diminta Waspada Adanya Longsoran Lava

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan OMC akan dilakukan setelah kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan memungkinkan, mengingat abu vulkanik juga berdampak terhadap aktivitas sejumlah bandara.

“Kondisi lebih kondusif, kami akan melaksanakan OMC. Pesawat sudah siap di Pondok Cabe,” kata Suharyanto kepada wartawan di Jakarta, Senin, 7 September 2026.


img_title


Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Terapkan PJJ, MBG Dihentikan Sementara

Dia menjelaskan OMC salah satu langkah disiapkan pemerintah untuk membantu menurunkan material abu vulkanik dari atmosfer melalui pembentukan atau penyemaian hujan.

Selain penyemaian awan, BNPB juga menyiapkan teknik water mist untuk membantu meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah terdampak.


img_title


Terpopuler: Bahaya Abu Anak Krakatau, Lamborghini Polisi 907 Hp, hingga Lampu Lalu Lintas Canggih

Menurut Suharyanto, pelaksanaan OMC tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan karena abu vulkanik masih berdampak terhadap aktivitas penerbangan. Sejumlah bandara masih ditutup atau mengalami gangguan operasional sebagai langkah antisipasi terhadap risiko yang ditimbulkan material vulkanik.

Menyikapi aktivitas Gunung Anak Krakatau, BNPB telah melakukan koordinasi secara daring dengan BPBD di wilayah yang terdampak abu vulkanik untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat dan kebutuhan penanganan di lapangan.

“Kami telah melakukan video conference secara intensif untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat terdampak erupsi,” ujarnya.

BNPB juga mengirimkan personel ke sejumlah lokasi terdampak untuk memantau secara langsung situasi masyarakat serta memastikan kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi kemungkinan dampak lanjutan aktivitas vulkanik.

Dalam hal ini, ia meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan perangkat penanggulangan bencana, termasuk fungsi sistem peringatan dini seperti sirine, tempat evakuasi, rencana kontingensi, serta ketersediaan stok pangan dan kebutuhan dasar yang dikelola pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

“Apabila masih dibutuhkan, bantuan dari pemerintah pusat akan kami dorong,” katanya.

Hingga saat ini, dia menyatakan, belum ada pemerintah daerah terdampak yang menetapkan status kedaruratan bencana.

Namun, BNPB akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk mengantisipasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan dampaknya terhadap masyarakat. (Ant)

Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan, yang terekam oleh CCTV

Kondisi Terkini Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: Bandara Ditutup, Abu Vulkanik Masih Menyebar

Erupsi Gunung Anak Krakatau masih memberikan dampak terhadap sejumlah wilayah pada Senin 7 September 2026 pagi. Salah satu dampak yang paling terasa adalah penerbangan.

img_title

VIVA.co.id

7 September 2026





Source link