Jumat, 4 September 2026 – 10:13 WIB
Jakarta, VIVA – BRI Life menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terjadi pada 15 Agustus 2026 lalu.
Corporate Secretary BRI Life, Ade Nasution mengatakan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“BRI Life menyalurkan bantuan kemanusiaan, yang turut diperkuat dengan donasi bantuan dari para pekerja dan manajemen BRI Life,” kata Ade dalam keterangannya, Jumat, 4 September 2026.
Bantuan tersebut disalurkan melalui paket logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana. Pengadaan dan penyaluran bantuan dilakukan melalui kolaborasi Relawan BRI Life, dengan Relawan Bank BRI wilayah yang terdampak bencana.
“Kolaborasi ini menjadi bagian dari semangat sinergi BRI Group, dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi tanggap bencana,” ujarnya.
Ade menambahkan, pihaknya juga turut berduka dan menyampaikan keprihatinan, atas musibah gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT.
“Kehadiran kami secara langsung di lokasi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas BRI Life kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dalam menghadapi kondisi pascabencana,” kata Ade.
Sinergi dengan Bank BRI Wilayah Nusa Tenggara Timur, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat setempat, menjadi kunci keberhasilan aksi kemanusiaan ini. Kepedulian BRI Life juga diwujudkan melalui kehadiran langsung di lokasi terdampak gempa.
Bersama Relawan Bank BRI, seluruh tim berinteraksi dengan masyarakat dalam mendistribusikan bantuan secara langsung ke sejumlah wilayah yang terdampak di Desa Beokina dan Desa Dimpong, Kabupaten Manggarai, NTT.
Kehadiran Relawan BRI Life pun disambut hangat oleh masyarakat, serta Penanggung Jawab Penerima Bantuan yang diwakili oleh yang mewakili masyarakat penyintas gempa di kedua desa tersebut.
Ade mengungkapkan, kolaborasi dengan Relawan Bank BRI, Relawan BRI Life, dan masyarakat terdampak bencana, menjadi bagian penting dalam proses pengadaan maupun distribusi bantuan. Sinergi tersebut diharapkan dapat memastikan, bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Bank BRI yang turut membantu proses pengadaan dan distribusi bantuan. Semangat gotong royong ini menjadi kekuatan untuk bersama-sama membantu masyarakat agar dapat melalui masa pemulihan dengan lebih baik,” ujarnya.
Pemerintah Bangun Tambak Udang 2.150 Hektare di Sumba Timur, Nilai Investasinya Capai Rp7,2 Triliun
Proyek tambak udang dibangun di atas lahan seluas 2.150 hektare. Dari luasan itu, sekitar 1.361 hektare akan dimanfaatkan untuk area tambak dan berbagai fasilitas.
VIVA.co.id
2 September 2026






