Sabtu, 8 Agustus 2026 – 13:53 WIB
VIVA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkap agenda menarik yang akan dijalani Persija Jakarta pada akhir Agustus 2026. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi klub Australia, Brisbane Roar, dalam pertandingan uji coba di Jakarta International Stadium (JIS).
Duel Persija Jakarta melawan Brisbane Roar rencananya digelar pada 29 Agustus 2026. Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda sepak bola internasional yang semakin sering berlangsung di Indonesia.
Erick Thohir menyambut positif kedatangan klub-klub asing ke Tanah Air untuk menjalani pertandingan pramusim. Menurutnya, fenomena tersebut menjadi indikasi bahwa Indonesia mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan event sepak bola internasional.
“Pemerintah menyambut baik dengan semakin banyaknya klub-klub sepak bola dunia yang memilih Indonesia sebagai tempat menjalani pramusim,” ujar Erick.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir
“Saya senang Aston Villa telah lebih dahulu menghadirkan pertandingan yang berlangsung sangat baik dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Besok kita akan menyaksikan Chelsea menghadapi AC Milan, lalu di akhir bulan Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta. Ini menunjukkan Indonesia semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event sepak bola internasional,” tambahnya.
Pertandingan Brisbane Roar kontra Persija tidak sekadar menjadi laga persahabatan. Duel yang berlangsung di JIS tersebut juga dijadwalkan menjadi bagian dari agenda peluncuran resmi tim dan jersey Persija untuk menyambut musim kompetisi 2026-2027.
Kehadiran Brisbane Roar menambah panjang daftar klub internasional yang memilih Indonesia sebagai lokasi pertandingan selama periode pramusim. Sebelumnya, Aston Villa telah menghadapi Indonesia All Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 1 Agustus 2026.
Sementara itu, SUGBK kembali menjadi panggung pertandingan kelas dunia ketika Chelsea dan AC Milan berhadapan dalam Indonesia Super Cup 2026 pada Sabtu (8/8/2026). Erick menilai rangkaian laga tersebut menunjukkan besarnya potensi Indonesia sebagai pasar sepak bola sekaligus lokasi penyelenggaraan event olahraga internasional.
Menurut Erick, pertandingan klub asing di Indonesia juga memberikan dampak yang lebih luas terhadap industri olahraga nasional. Sektor pariwisata, hotel, transportasi, kuliner, hingga pelaku UMKM berpeluang ikut mendapatkan manfaat dari meningkatnya aktivitas pertandingan internasional.
Halaman Selanjutnya
“Kemenpora akan terus mendukung apabila ada promotor yang ingin menghadirkan pertandingan-pertandingan seperti ini. Pemerintah juga memberikan kebebasan ruang agar para promotor dapat menjalankan kreatifitas dengan baik demi menyuguhkan pertandingan berkelas dan menghibur bagi masyarakat,” kata Erick.






