Selasa, 1 September 2026 – 18:32 WIB
Cianjur, VIVA – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 1 September 2026. Getaran gempa turut dirasakan sejumlah wilayah di Jawa Barat, termasuk Sukabumi dan Bandung.
Bahkan, getaran juga disebut beberapa warga di Jakarta terasa di Ibu Kota. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 17.53.11 WIB.
Episenter gempa berada di darat pada koordinat 6.91 Lintang Selatan dan 107.10 Bujur Timur. Lokasi tersebut berjarak sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman hanya 4 kilometer.
BMKG menyebut gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif. Berdasarkan laporan yang diterima BMKG, guncangan paling terasa di wilayah Cianjur dengan skala intensitas III-IV MMI.
Artinya, getaran dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah. Getaran juga dirasakan di Kota Sukabumi, Cibadak, Nagrak, Warung Kondang, Cimahi, dan Cilaku dengan skala intensitas II-III MMI.
Sementara itu, wilayah Kota Bandung, Cibubur, dan Sukaraja merasakan getaran dengan skala II MMI. Meski guncangan dirasakan di sejumlah wilayah, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.
BMKG juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di wilayah tersebut. Hingga pukul 18.15 WIB, belum terpantau adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi BMKG.
Pariwisata Labuan Bajo Mulai Pulih Pascagempa NTT, 11 Destinasi Ini Kembali Dibuka
Aktivitas pariwisata di sejumlah destinasi wisata Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai berangsur pulih setelah wilayah Flores, NTT.
VIVA.co.id
31 Agustus 2026






