Nasional

Gubernur Luthfi Minta Jajarannya Antisipasi agar Longsor Cilacap Tak Terjadi Lagi

×

Gubernur Luthfi Minta Jajarannya Antisipasi agar Longsor Cilacap Tak Terjadi Lagi

Sebarkan artikel ini


Minggu, 16 November 2025 – 14:48 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi meminta jajarannya untuk memastikan bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Cilacap jangan sampai terulang kembali di daerah lain.

Baca Juga :


Update Longsor Cilacap, Tim Sar Persempit Area Pencarian Korban

Terutama ungkapnya, harus dipastikan tidak terjadi di daerah seperti Kabupaten Brebes, Cilacap dan Kabupaten Magelang. Sementara itu, untuk penanganan longsor di Cilacap, BPBD sudah turun ditambah dengan delapan ekskavator.

“Jadi jika ada retakan di lereng-lerang lahan supaya ditutup, karena itu menjadi potensi longsor,” kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi usai menghadiri Borobudur Marathon 2025 di Magelang, Minggu.

Baca Juga :


Update Longsor Cilacap, BNPB: 11 Korban Tewas Ditemukan

Evakuasi korban bencana longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap

“Kita dorong bantuan rumah layak huni bagi mereka yang terdampak,” katanya.

Baca Juga :


8 Korban Longsor Cilacap Ditemukan di Hari Ketiga SAR, 10 Dalam Pencarian

Menurut dia, bagi masyarakat di daerah rawan bencana sudah diperingatkan melalui BPBD ke seluruh kabupaten dan kota supaya tidak terulang.

“Kita harus melakukan kolaborasi , dari unsur regulasi, pemda, juga dari kementerian juga,” katanya.

Menurut dia lagi, yang lebih penting pendidikan pada masyarakat, karena tidak gampang untuk relokasi. Karena ada masyarakat yang tidak siap meninggalkan tanah dan ternaknya ketika mengikuti relokasi.

“Hal ini harus kita bicarakan secara komprehensif sehingga mereka akan lebih aman,” katanya. (Ant)

Operasi SAR, Pelayanan Kesehatan, dan Trauma Healing Longsor Cibeunying

Update SAR Longsor Cibeunying Cilacap: Upaya Pencarian, Layanan Medis, dan Trauma Healing Terus Diperluas

Operasi SAR Longsor Cibeunying hari keempat diperkuat pencarian sektor A2–A3, layanan kesehatan dua titik, serta trauma healing untuk pulihkan kondisi emosional penyintas

img_title

VIVA.co.id

16 November 2025





Source link