Sabtu, 29 Agustus 2026 – 03:08 WIB
VIVA – Persaingan smartphone Android dan Apple di Indonesia tidak hanya berlangsung dari sisi teknologi dan fitur. Pertarungan keduanya juga terlihat dari perilaku konsumen ketika memilih perangkat di toko ritel.
Salah satu gambaran menarik datang dari Digiplus. Peritel perangkat elektronik multibrand tersebut mengungkap bahwa Android masih menjadi penyumbang terbesar jika penjualan dihitung berdasarkan jumlah unit. Namun, ketika ukurannya beralih ke nilai transaksi, iPhone dari Apple justru memiliki kontribusi yang lebih besar.
Temuan tersebut menunjukkan bahwa istilah “paling laris” bisa memiliki arti berbeda, tergantung indikator yang digunakan.
Android Lebih Unggul dari Jumlah Unit
Head of Operations Digiplus, Erwin Renehan, mengatakan smartphone masih menjadi salah satu kategori penting dalam penjualan perusahaan.
“Yang paling tinggi kuantiti base ada di Android,” kata Erwin, dikutip VIVA Sabtu, 29 Agustus 2026.
Berdasarkan volume perangkat yang terjual, Android berada di posisi teratas.
Dengan kata lain, jumlah HP Android yang dibeli konsumen lebih banyak dibandingkan iPhone di jaringan Digiplus.
Kondisi tersebut cukup masuk akal karena ekosistem Android menawarkan pilihan perangkat yang jauh lebih beragam. Konsumen dapat menemukan HP dengan berbagai spesifikasi dan rentang harga, mulai dari kelas menengah hingga perangkat flagship.
Digiplus sendiri merupakan toko elektronik multibrand yang menyediakan sejumlah merek smartphone. Di situs resminya, konsumen dapat menemukan kategori iPhone, Samsung, Xiaomi, Huawei, Infinix, Motorola, dan OPPO.
Variasi tersebut membuat Android memiliki ruang yang lebih luas untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan dan kemampuan membeli yang berbeda.
iPhone Unggul dari Nilai Transaksi
Meski kalah dalam jumlah unit, Apple memiliki posisi yang berbeda jika penjualan dihitung berdasarkan nilai transaksi.
Erwin menjelaskan bahwa iPhone menjadi kontributor besar dari sisi value. Artinya, meskipun jumlah perangkat yang terjual tidak sebanyak Android, nilai uang yang dihasilkan dari penjualan iPhone lebih tinggi.
“Kalau value base ada di iPhone,” tambahnya.
Salah satu faktor utamanya adalah harga perangkat Apple yang berada di segmen menengah atas hingga premium. Satu transaksi iPhone dengan harga belasan hingga puluhan juta rupiah tentu memiliki nilai yang jauh lebih besar dibandingkan satu unit HP Android di kelas harga yang lebih rendah.
Halaman Selanjutnya
Kondisi tersebut membuat perbandingan Android dan Apple tidak cukup hanya menggunakan jumlah unit sebagai patokan.






