Nasional

Jangan Anggap Sepele Kesehatan Hewan, Dampaknya Bisa Sampai ke Manusia

×

Jangan Anggap Sepele Kesehatan Hewan, Dampaknya Bisa Sampai ke Manusia

Sebarkan artikel ini


Sabtu, 5 September 2026 – 21:12 WIB

VIVA – Kesehatan hewan kerap dianggap sebagai urusan peternak semata. Padahal, dalam sistem peternakan, kondisi kesehatan ayam dan hewan lainnya memiliki kaitan erat dengan kesehatan manusia serta lingkungan. 


img_title


Geger! Warga di Lombok Barat Diduga Temukan 14 Tulang Manusia, Polisi Ungkap Faktanya

Hewan yang sakit tidak hanya berisiko mengalami penurunan produktivitas, tetapi juga dapat menjadi bagian dari rantai penularan penyakit.

Ayam Bisa Membawa Bakteri Meski Terlihat Sehat


img_title


Inflasi Medis RI 2026 Diproyeksi Capai 17,8 Persen, Premi Asuransi Kesehatan Didorong Harus Lebih Adil

Salah satu contoh yang perlu diperhatikan adalah Salmonella. Bakteri ini dapat ditemukan pada ayam tanpa selalu membuat hewan terlihat sakit.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dikutip VIVA Sabtu, 5 September 2026, menegaskan bahwa unggas, termasuk ayam, dapat membawa Salmonella meski terlihat sehat dan bersih. Bakteri tersebut dapat menyebar ke kandang, peralatan, tanah, bulu, kotoran, hingga benda yang bersentuhan dengan ayam. 


img_title


Peningkatan Tren Gaya Hidup Aktif Masyarakat Jadi Peluang Industri Asuransi dan Layanan Kesehatan

Manusia kemudian dapat terinfeksi ketika menyentuh ayam atau lingkungan yang tercemar dan tidak mencuci tangan sebelum menyentuh mulut maupun makanan.

Risiko ini bukan sekadar teori. Pada 2026, CDC melaporkan penyelidikan terhadap sejumlah wabah Salmonella yang berkaitan dengan kontak dengan unggas peliharaan di Amerika Serikat. Hingga pembaruan Juli 2026, tercatat 814 kasus, 201 rawat inap, dan satu kematian dalam rangkaian wabah tersebut.

Ancaman lain yang lebih serius adalah influenza avian atau flu burung. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), virus influenza burung terutama menyerang unggas, tetapi beberapa jenisnya dapat menginfeksi manusia.

Penularan kepada manusia terutama berkaitan dengan kontak langsung dengan unggas yang terinfeksi atau lingkungan yang telah terkontaminasi. Aktivitas seperti menangani unggas sakit atau mati, menyembelih, mencabuti bulu, hingga membersihkan lingkungan yang tercemar dapat meningkatkan risiko paparan. 

Meski demikian, WHO, FAO, dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) menilai risiko kesehatan masyarakat global dari virus influenza A(H5) yang beredar saat ini masih rendah. Namun, risiko bagi orang yang sering terpapar unggas, termasuk pekerja peternakan, dapat meningkat tergantung kondisi wabah dan penerapan langkah pencegahan. 

Kesehatan Ayam Dimulai dari Kandang

Menjaga kesehatan ayam tidak hanya berarti memberikan pakan yang cukup. Kebersihan kandang, kualitas air minum, kepadatan populasi, pengendalian hama, serta pemantauan kondisi ayam juga penting.

Halaman Selanjutnya

Ayam yang menunjukkan perubahan perilaku, penurunan nafsu makan, gangguan pernapasan, diare, penurunan produksi telur, atau kematian mendadak perlu segera mendapat perhatian.

Halaman Selanjutnya





Source link