Rabu, 26 Agustus 2026 – 23:04 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa perluasan jangkauan ekosistem ritel hingga ke wilayah pedesaan jadi salah satu langkah penguatan perdagangan domestik.
Karenanya, dia mengatakan pemerintah pun mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk menjadi bagian dari ekosistem tersebut.
“Presiden (Prabowo Subianto) juga mendorong agar ritel ini tidak hanya di kota-kota besar ataupun di urban, tetapi masuk juga di pedesaan,” kata Menko Airlangga dalam pembukaan Indonesia Retail Summit and Expo (IRSE) 2026 di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.
Menurutnya, dengan adanya KDKMP diharapkan akses masyarakat terhadap barang kebutuhan ritel dapat semakin luas sekaligus membuka jalur pemasaran bagi produk yang dihasilkan masyarakat daerah.
“Oleh karena itu, pemerintah mendorong Koperasi Merah Putih agar barang ritel yang disubsidi pemerintah juga bisa tersedia di lapangan. Sekaligus mempunyai tugas sebagai agen untuk membeli barang-barang hasil pertanian ataupun perikanan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Namun, Menko Airlangga juga menyoroti pentingnya transfer pengetahuan (knowledge transfer) antara peritel seperti Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), dengan pelaku usaha di daerah agar roda perekonomian di desa bisa berputar dengan lebih modern.
“Dan dari sini tentu saya mohon agar Hippindo juga bisa membantu dalam bentuk pelatihan dan yang lain agar mereka (KDKMP) bisa mengembangkan dengan sistem digital yang setara dengan ritel-ritel modern terutama untuk mengakses barang-barang kebutuhan yang non subsidi ataupun non dikelola oleh pemerintah,” jelasnya.
Selain itu, ia mengatakan integrasi antara ritel dan produksi dalam negeri juga menjadi bagian penting dalam transformasi perdagangan.
Airlangga menambahkan, pemerintah juga terus mendorong agar peningkatan aktivitas perdagangan tidak hanya memperkuat sisi konsumsi, tetapi sekaligus menciptakan permintaan bagi barang yang diproduksi di dalam negeri.
“Dan terus pemerintah mendorong sinergi antara ritel, dan harapannya tentu barang yang didorong di ritel itu juga barang yang diproduksi di dalam negeri,” kata Menko Airlangga.
Strategi Pemerintah Capai Ekonomi 6 Persen, Airlangga: Investasi Tumbuh Lebih Cepat dari PDB
Airlangga mendorong pertumbuhan investasi lebih cepat dibandingkan pertumbuhan PDB, sebagai salah satu strategi mengejar pertumbuhan ekonomi 6 persen hingga akhir 2026.
VIVA.co.id
24 Agustus 2026






