Senin, 8 Juni 2026 – 04:08 WIB
Jakarta, VIVA – Di tengah polemik yang masih ramai diperbincangkan publik, akun Instagram Sarwendah menjadi bahan perhatian netizen. Kali ini bukan karena unggahan terbaru atau pernyataannya terkait kontroversi yang sedang berlangsung, melainkan karena perubahan yang dianggap cukup mencolok pada bagian profil media sosialnya.
Warganet menyadari ada perbedaan signifikan antara tampilan Instagram Sarwendah sebelum dan sesudah video permintaan maaf yang diunggah beberapa waktu lalu. Perubahan tersebut terlihat pada bagian bio akun pribadinya yang sebelumnya memuat sejumlah nama brand yang bekerja sama dengannya.
Kini, daftar brand yang dahulu terpampang di bio Instagram mantan personel Cherrybelle itu sudah tidak terlihat lagi. Kondisi tersebut langsung memicu berbagai spekulasi dan perbincangan di media sosial.
Sebelum menjadi sorotan karena konflik yang melibatkan mantan suaminya, Ruben Onsu, akun Instagram Sarwendah dikenal sebagai salah satu media promosi berbagai produk yang bekerja sama dengannya.
Di bagian bio, biasanya terdapat sejumlah nama brand yang menunjukkan keterlibatan Sarwendah sebagai brand ambassador maupun partner promosi.
Keberadaan nama-nama brand tersebut dianggap sebagai hal yang lumrah mengingat Sarwendah selama ini dikenal aktif menjalankan berbagai bisnis dan kerja sama komersial.
Namun setelah polemik yang berkembang beberapa pekan terakhir, publik menemukan perubahan yang cukup mencolok. Saat ini, bio Instagram Sarwendah terlihat jauh lebih sederhana dibanding sebelumnya.
Jika dahulu terdapat sejumlah informasi terkait brand yang bekerja sama dengannya, kini yang tersisa hanya tautan menuju lagu terbarunya di platform digital serta link menuju toko online miliknya di salah satu marketplace.
Perubahan tersebut membuat banyak netizen bertanya-tanya. Sebagian bahkan mengaitkannya dengan derasnya kritik yang muncul setelah video permintaan maaf Sarwendah viral di media sosial.
Meski belum ada keterangan resmi dari pihak Sarwendah maupun brand yang sebelumnya tercantum di bio tersebut, berbagai asumsi mulai bermunculan, termasuk ketakutan akan diboikot oleh netizen.
Ada yang menduga perubahan itu dilakukan sebagai langkah antisipasi agar merek-merek yang bekerja sama dengannya tidak ikut terseret dalam polemik yang sedang berlangsung. Terlebih, belakangan muncul sejumlah komentar yang menyerukan boikot terhadap Sarwendah di media sosial.
Halaman Selanjutnya
Apakah hilangnya nama-nama brand tersebut memang berkaitan dengan polemik yang sedang berlangsung atau hanya bagian dari pembaruan profil biasa, hingga kini masih menjadi tanda tanya yang belum terjawab.






