Nasional

Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

×

Punya Usaha Kecil? Ini 5 Cara agar Bisnis UMKM Makin Dikenal dan Dilirik Konsumen

Sebarkan artikel ini


Minggu, 25 Oktober 2026 – 23:50 WIB

Jakarta, VIVA – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, membangun bisnis UMKM tidak cukup hanya dengan memiliki produk yang menarik. Pelaku usaha juga perlu menerapkan strategi yang tepat agar bisnis mampu bertahan menghadapi persaingan, menjangkau lebih banyak konsumen, dan terus berkembang dalam jangka panjang.


img_title


Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa

Ada sejumlah cara membangun bisnis UMKM yang dapat diterapkan, mulai dari memahami kebutuhan pasar hingga memperluas jaringan pemasaran. Dengan pengelolaan yang terencana, UMKM memiliki peluang untuk meningkatkan daya saing sekaligus menciptakan usaha yang berkelanjutan.

1. Memahami Kebutuhan Pasar dan Konsumen


img_title


Mulai 25 Oktober! Diskon 50 Persen Biaya Marketplace untuk Pelaku UMK, Ini Aturannya

Langkah pertama dalam membangun bisnis UMKM adalah memahami kebutuhan pasar. Pelaku usaha perlu mengetahui siapa target konsumennya, produk apa yang dibutuhkan, serta faktor apa yang memengaruhi keputusan pembelian.

Riset pasar dapat dilakukan melalui survei sederhana, pengamatan terhadap tren, maupun interaksi langsung dengan pelanggan. Informasi tersebut membantu pelaku usaha menentukan jenis produk, harga, dan strategi pemasaran yang sesuai.


img_title


Pemerintah Tegaskan Legalitas Usaha Tak Boleh Jadi Penghambat UMKM

2. Menjaga Kualitas dan Terus Berinovasi

Kualitas produk menjadi salah satu faktor yang menentukan keberlangsungan bisnis. Pelaku UMKM perlu memastikan produk yang ditawarkan memiliki mutu yang konsisten, baik dari segi bahan baku, proses produksi, kemasan, maupun pelayanan kepada pelanggan.

Selain menjaga kualitas, inovasi juga diperlukan agar bisnis tetap relevan dengan perubahan kebutuhan pasar. Inovasi tidak selalu berarti menciptakan produk baru. Pelaku usaha dapat memperbarui desain kemasan, menghadirkan variasi produk, memperbaiki layanan, atau menyesuaikan metode penjualan.

Evaluasi secara berkala terhadap masukan konsumen dapat membantu pelaku usaha menentukan perbaikan yang paling dibutuhkan.

3. Mengoptimalkan Pemasaran Digital

Pemanfaatan teknologi digital dapat membantu UMKM memperluas jangkauan pasar tanpa harus mengeluarkan biaya pemasaran yang terlalu besar. Pelaku usaha dapat menggunakan media sosial, lokapasar (marketplace), dan aplikasi pesan untuk memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Konten yang informatif dan menarik, seperti foto produk, video proses pembuatan, serta ulasan pelanggan, dapat meningkatkan kepercayaan terhadap bisnis. Pelaku UMKM juga perlu memberikan informasi yang jelas mengenai harga, kualitas, cara pemesanan, dan layanan pengiriman.

Halaman Selanjutnya

Agar strategi pemasaran lebih efektif, pelaku usaha sebaiknya memilih platform yang sesuai dengan karakteristik target konsumennya dan mengevaluasi hasil promosi secara rutin.

Halaman Selanjutnya





Source link