Nasional

Sabu Diselundupkan ke Lapas Jelekong Bandung Pakai Drone, Berhasil Digagalkan Aparat

×

Sabu Diselundupkan ke Lapas Jelekong Bandung Pakai Drone, Berhasil Digagalkan Aparat

Sebarkan artikel ini


Selasa, 10 Juni 2025 – 13:51 WIB

Bandung, VIVA – Aksi penyelundupan narkoba dengan cara tak bisa terjadi di Lapas Narkotika Kelas IIA Jelekong, Kabupaten Bandung. Penyelundupan narkoba jenis sabu itu dilakukan dengan menggunakan drone yang dikendalikan dari jarak jauh. 

Baca Juga :


Segera Diadili, Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Tertunduk Lesu saat Dilimpahkan ke Kejaksaan

Beruntung aksi tersebut cepat diketahui aparat dan penyelundupan narkoba ke dalam lapas berhasil digagalkan. 

Insiden itu terjadi pada Minggu, 8 Juni 2025. Petugas yang berada di lokasi dengan cekatan memantau adanya pergerakan drone yang melintas ke area Lapas. 

Baca Juga :


Buntut 19 Napi Kabur, Ditjen PAS Gelar Razia Besar-Besaran di Lapas Nabire

“Dengan adanya drone yang mendekati area Lapas, lalu petugas pun terus memantau pergerakannya,” kata Kalapas Narkotika Jelekong, Bandung, Ahmad Tohari dikutip Selasa, 10 Juni 2025.

Baca Juga :


19 Napi di Nabire Kabur, DPR Soroti Keamanan Lapas dan Minta Napi KKB Dibawa ke Nusakambangan

Dugaan petugas itu pun benar, drone tersebut menjatuhkan dugaan narkotika berjenis sabu.

Setelah diamankan petugas lapas, diketahui narkoba jenis sabu yang dijatuhkan drone itu seberat 25 gram. Pihak lapas langsung berkoordinasi dengan Satnarkoba Polresta Bandung guna proses penyelidikan lebih lanjut.

“Salah seorang diduga penerima barang tersebut telah diamankan,” ujar Tohari.

Atas kejadian tersebut, petugas pengamanan langsung mengamankan barang terlarang itu, namun drone pengangkut narkoba itu kabur meninggalkan area Lapas. “Meski modusnya terbilang canggih, petugas berhasil mendeteksi pergerakan tersebut secara cepat dan tepat,” kata Tohari.

Tohari menambahkan kejadian ini menunjukkan bahwa pengamanan di dalam Lapas Narkotika Bandung tidak mudah untuk ditembus walau dengan teknologi terkini. 

Petugas pengamanan yang selalu siaga, ditambah sistem pengawasan berlapis di berbagai titik, membuat berbagai upaya penyelundupan baik dengan cara konvensional maupun modern gagal total.

“Modus bisa saja berubah, tapi komitmen kami tetap sama tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkotika di dalam lapas. Ini bukan hanya soal pengamanan, tapi juga tentang integritas dan tanggung jawab,” ungkapTohari.

Laporan: Cepi Kurnia/tvOne Bandung
 

Halaman Selanjutnya

“Salah seorang diduga penerima barang tersebut telah diamankan,” ujar Tohari.

Halaman Selanjutnya





Source link