Sabtu, 17 Oktober 2026 – 10:30 WIB
Bandung, VIVA – Kawasan Saritem, Kota Bandung, Jawa Barat, kembali menjadi sasaran razia narkoba yang digelar Polrestabes Bandung.
Dalam operasi terbaru, tujuh orang yang terdiri dari tiga laki-laki dan empat perempuan dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu.
Kapolrestabes Bandung, Komisaris Besar Polisi Dedi Supriyadi mengatakan, operasi tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut program prioritas Kapolri untuk memberantas sarang narkotika dan mewujudkan kawasan bebas narkoba secara berkelanjutan.
“Kami mengamankan sejumlah orang untuk menjalani pemeriksaan dan tes urine. Hasil pemeriksaan menunjukkan tiga orang laki-laki dan empat perempuan dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu,” katanya, dikutip Sabtu (17/10/26).
Dedi menyebutkan, jumlah orang yang terindikasi menyalahgunakan narkotika dalam razia kali ini menurun dibandingkan operasi sebelumnya. Meski demikian, polisi memastikan penindakan di kawasan Saritem tidak akan berhenti.
Pemberantasan narkoba di kawasan tersebut akan terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi, mulai dari TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung.
“Kita akan terus berkolaborasi ke depannya dengan teman-teman BNN, teman-teman TNI. Kita tentu akan melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih intensif nanti di tempat-tempat tertentu secara terbuka kepada media kita libatkan sebagai sarana kontrol sosial,” kata Dedi.
Dalam operasi tersebut, petugas menyisir kawasan Saritem untuk menjaring orang-orang yang diduga terlibat sebagai pengguna maupun pengedar narkotika.
Menurut Dedi, razia akan dilanjutkan secara berkala melalui patroli dan penindakan terukur bersama berbagai pemangku kepentingan. Langkah itu dilakukan untuk menekan penyalahgunaan sekaligus memutus peredaran narkotika di kawasan tersebut.
Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi Oliestha Ageng Wicaksana menjelaskan, seluruh orang yang diamankan langsung menjalani pemeriksaan dan tes urine di lokasi razia.
Tujuh orang yang hasil tes urinenya positif kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Satresnarkoba Polrestabes Bandung. Penyidik akan mendalami dugaan penyalahgunaan narkotika sekaligus menelusuri asal-usul pasokan barang terlarang tersebut.
“Kami akan terus memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk menekan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, sekaligus mendukung keberlanjutan program Kawasan Bebas Narkoba di Kota Bandung,” kata Oliestha.
Halaman Selanjutnya
Polrestabes Bandung menegaskan, operasi serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kawasan Saritem tetap terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika.






