Nasional

Setelah Anak Krakatau, Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini

×

Setelah Anak Krakatau, Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini

Sebarkan artikel ini


Minggu, 6 September 2026 – 10:35 WIB

VIVA Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur mengalami erupsi Minggu pagi 6 September 2026. Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Semeru mengalami erupsi berupa letusan asap setinggi 1.000 meter di atas puncak.


img_title


Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Pemprov DKI: Tak Perlu Panik, Tetap Tenang

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 07.51 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Jawa Timur, Minggu.

Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga. Ia merinci kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal menuju ke arah timur.


img_title


Bandara Soetta Kembali Tutup hingga Siang, Ini Imbauan Penting bagi Penumpang Terdampak

“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 102 detik,” katanya.

Menyusul dengan aktivitas Gunung Semeru, PVMB menyarankan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama pada wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak yang menjadi pusat erupsi.


img_title


Car Free Day di Jakarta Berakhir Lebih Cepat Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

“Di luar jarak tersebut, masyarakat juga tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” kata Sigit.

Masyarakat juga dilarang boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Sigit meminta masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” kata Sigit. (Ant)

Ilustrasi kereta api

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Ungkap Nasib Perjalanan Kereta dan KA Bandara

Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau turut mendapat perhatian PT KAI. Hingga saat ini seluruh perjalanan kereta api dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal.

img_title

VIVA.co.id

6 September 2026





Source link