Nasional

Snapdragon vs Dimensity, Mana Prosesor HP yang Lebih Worth It pada 2026? Ini Perbedaan Performa, Gaming, dan AI

×

Snapdragon vs Dimensity, Mana Prosesor HP yang Lebih Worth It pada 2026? Ini Perbedaan Performa, Gaming, dan AI

Sebarkan artikel ini


Selasa, 1 September 2026 – 01:06 WIB

VIVA – Memilih smartphone pada 2026 semakin sulit jika hanya melihat merek dan harga. Salah satu pertimbangan terbesar adalah chipset yang digunakan. Dua nama yang paling sering muncul di pasar Android adalah Qualcomm Snapdragon dan MediaTek Dimensity.


img_title


HP Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Hilang Misterius, Keluarga Desak Polisi Periksa Febrio Adiono

Keduanya sudah berkembang jauh dibandingkan generasi sebelumnya. Snapdragon tidak lagi hanya mengandalkan kecepatan CPU, sementara Dimensity juga semakin agresif menawarkan performa gaming, efisiensi daya, serta kemampuan AI generatif.

Di kelas flagship, persaingan semakin menarik dengan hadirnya Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan MediaTek Dimensity 9500. Lantas, mana yang lebih worth it pada 2026? Berikut VIVA telah merangkumnya Selasa, 1 September 2026.


img_title


AI Canggih Mulai Tak Terkendali, Bos Bank of England Ingatkan Sistem Keuangan Mudah Bobol

Jawabannya tidak bisa ditentukan hanya dari merek. Pengguna perlu melihat kebutuhan, kelas perangkat, performa CPU dan GPU, kemampuan AI, efisiensi, serta bagaimana chipset tersebut diterapkan oleh produsen HP.

Snapdragon 8 Elite Gen 5 Andalkan CPU Oryon


img_title


Core i5, Core i7, Ryzen 5 atau Ryzen 7? Ini Cara Memilih Prosesor Laptop untuk Pekerjaan Desain Grafis

Qualcomm membawa arsitektur Oryon ke Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chipset ini menggunakan CPU Oryon generasi ketiga dengan kecepatan hingga 4,74 GHz.

Menurut Qualcomm, CPU tersebut menawarkan peningkatan performa 20 persen dan efisiensi daya 35 persen dibandingkan generasi sebelumnya. GPU Adreno juga diklaim memberikan peningkatan performa grafis 23 persen serta efisiensi daya 20 persen.

Bagi pengguna yang sering berpindah aplikasi, mengedit konten, menjalankan aplikasi berat, atau bermain game dengan grafis tinggi, kombinasi tersebut menjadi salah satu keunggulan Snapdragon.

Qualcomm juga memasukkan berbagai teknologi untuk mempertahankan performa ketika perangkat digunakan dalam waktu lama.

Dimensity 9500 Tidak Kalah Agresif

MediaTek merespons melalui Dimensity 9500. Chipset ini menggunakan desain CPU All Big Core generasi ketiga dengan konfigurasi yang terdiri dari satu ultra core, tiga premium core, dan empat performance core.

MediaTek menyebut Dimensity 9500 dapat memberikan peningkatan performa single-core hingga 32 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sekaligus menghadirkan peningkatan efisiensi daya pada berbagai skenario.

MediaTek juga menekankan kemampuan multitasking dan efisiensi. Dalam pengujiannya sendiri, perusahaan mengklaim konsumsi daya dapat turun hingga 30 persen pada skenario bermain game sambil melakukan panggilan suara. Hasil sebenarnya tentu dapat berbeda bergantung pada perangkat dan kondisi penggunaan.

Halaman Selanjutnya

Artinya, Dimensity bukan lagi sekadar alternatif murah dari Snapdragon. Di kelas flagship, MediaTek sudah menempatkannya sebagai pesaing langsung.

Halaman Selanjutnya





Source link