Jumat, 23 Oktober 2026 – 06:30 WIB
Jakarta, VIVA – Aksi suporter Persija Jakarta, Jakmania, yang membentangkan spanduk bertuliskan “All Eyes on Karhutla” saat laga menghadapi Arema FC dalam kompetisi Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Rabu (21/10/2026), viral di media sosial.
Aksi menyuarakan isu lingkungan tersebut mendadak menyita perhatian setelah petugas steward lapangan meminta spanduk diturunkan karena alasan kekhawatiran sanksi denda.
Berdasarkan rekaman video yang diunggah akun Instagram @jakmania_dukuhzamrud, Jumat (23/10/2026), spanduk yang menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tersebut sempat terbentang di tribun saat pertandingan berlangsung.
Dalam rekaman dialog di lokasi, perekam video mempertanyakan alasan pencopotan spanduk sosial tersebut kepada petugas lapangan.
Petugas steward menyatakan bahwa tindakan itu dilakukan sebagai upaya menjalankan tugas dan menghindari potensi denda bagi klub atau penyelenggara.
“Kena denda nanti. Kami hanya disuruh minta turunin aja, biar sama-sama enak. Tadi disampaikan katanya sih kena denda, tapi gak tau dah kalau masalah itunya (denda yang dimaksud),” ujar petugas saat menjawab pertanyaan Jakmania dalam video tersebut.
Pihak Jakmania sempat menegaskan bahwa pesan di dalam spanduk tidak memuat kalimat kotor maupun ujaran kebencian. Namun, petugas steward bergeming dan mengutarakan bahwa dirinya sekadar menjalankan instruksi tugas dari panitia pelaksana di area stadion.
Peristiwa tersebut sontak memicu reaksi riuh warganet di media sosial. Tak sedikit yang menandai akun PSSI serta Erick Thohir terkait kekhawatiran ancaman denda atas spanduk kepedulian lingkungan tersebut.
“Banner kampanye sosial, kemanusiaan, lingkungan hidup kok dilarang, padahal gak melanggar aturan manapun. Setakut itukah mereka diperhatikan?,” komentar salah seorang warganet.
“Terimakasih warga jakarta sudah mau peduli dengan kami saudara kalian yg sedang berjimbaku menghadapi langsung asap berbahaya dari karhutla ini. Salam hormat dari kami warga Banjarmasin Kalimantan Selatan,” sahut warganet lain.
Saat artikel ini dibuat, belum diketahui alasan resmi panitia pelaksana meminta penurunan spanduk serta kepastian ada atau tidaknya sanksi denda khusus terkait pembentangan aksi “All Eyes on Karhutla” dalam laga Persija vs Arema FC tersebut.
Tekuk Persib 1-0, Pedro Monteiro: Bukti Kualitas Madura United di Super League
Bek Madura United, Pedro Monteiro menyebut kemenangan 1-0 atas Persib bukti kualitas timnya mampu bersaing dengan sang juara bertahan di Super League.
VIVA.co.id
23 Oktober 2026






