Nasional

Tidak Punya Hati dan Keluarga

×

Tidak Punya Hati dan Keluarga

Sebarkan artikel ini


Jumat, 23 Oktober 2026 – 05:26 WIB

Jakarta, VIVA – Dr Richard Lee kembali menjalani sidang kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan dan Perlindungan Konsumen yang dilaporkan oleh Samira Farahnaz atau dikenal Doktif.


img_title


Sahabat Dekat dr Richard Lee Sayangkan Sikap Doktif yang Asal Lapor Polisi: Jangan Dikit-dikit Lapor, Buang Waktu Banyak

Setelah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Tangerang, dr Richard Lee menyinggung soal iblis.

“Beberapa guru, teman, dan sahabat saya menasihati saya. Jangan melawan iblis dengan ilmu. Karena iblis si paling tinggi ilmu,” kata dr Richard kepada awak media, dikutip Jumat (23/10/2026).


img_title


Ustaz Derry Sulaiman Beri Pesan Khusus ke Richard Lee Soal Kasus dengan Doktif: Kalau Bersalah ya Dihukum

“Jangan melawan iblis dengan fakta. Walaupun fakta itu benar, karena iblis paling pintar memutarbalikkan fakta,” sambungnya.

Ia juga masih menyebut-nyebut kata iblis yang merupakan kata nasihat dari sahabatnya.


img_title


Bukan Berarti Bebas, Kasus Richard Lee Masih Berlanjut Meski Penangguhan Penahanan Dikabulkan

“Iblis mengatakan, ‘Saya ingin memberikan 10 miliar, 50 miliar’ padahal iblis minta 200 miliar.”

“Jangan berdebat dengan iblis karena iblis pintar merangkai kata-kata. Lawanlah iblis dengan hati dan keluarga. Karena iblis tidak punya hati dan keluarga,” sambungnya.

Tidak diketahui pasti siapa sosok sahabat yang memberikannya nasihat tersebut. Namun dr Richard dikenal baik dengan Ustaz Derry Sulaiman.

Apalagi sebelumnya, Ustaz Derry menyayangkan tindakan Doktif atau Samira Farahnaz yang langsung melaporkan sahabatnya ke polisi.

Ia menyebut tindakan Doktif itu membuang-buang waktu yang panjang.

Diketahui, dr Richard Lee dilaporkan atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan dan Perlindungan Konsumen. Doktif menyebut ada produk dari Klinik Athena yang tidak memiliki izin edar.

“Jangan dikit-dikit lapor, dikit-dikit ke masalah. Ini kan membuang waktu banyak. Jadi menurut aku ya, mudah-mudahan kasusnya cepat selesai diputus. Kalau bersalah ya dihukum, kalau enggak ya dibebaskan,” kata Ustaz Derry.

Ia berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik-baik dan musyawarah.

“Ya, harapanku ya masalah-masalah ini yang masih bisa diselesaikan dengan cara musyawarah, selesaikanlah dengan musyawarah,” Ia juga menyinggung soal kasus tersebut yang langsung dilaporkan ke polisi tanpa ada musyawarah terlebih dahulu.

Sebelumnya, dr Richard Lee mengajukan penangguhan penahanan pada 15 Oktober 2026 lalu.

Doktif mengaku memiliki perasaan campur aduk setelah mendengar keputusan tersebut. Di satu sisi, ia mengaku kecewa, tetapi di sisi lain merasa iba setelah mengetahui kondisi Richard selama menjalani penahanan.

Halaman Selanjutnya

Menurut Doktif, perubahan fisik Richard yang terlihat semakin kurus serta kabar mengenai kesulitannya makan dan tidur membuat dirinya merasa prihatin.

Halaman Selanjutnya





Source link