Nasional

TEI 2026 Kantongi 168 MoU Senilai US$13,2 Miliar, Kemendag Soroti Tantangan Setelah Kesepakatan

×

TEI 2026 Kantongi 168 MoU Senilai US$13,2 Miliar, Kemendag Soroti Tantangan Setelah Kesepakatan

Sebarkan artikel ini


Senin, 19 Oktober 2026 – 17:15 WIB

Jakarta, VIVA – Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 mencatat penandatanganan 168 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) senilai US$13,2 miliar pada hari pertama penyelenggaraan. Kementerian Perdagangan (Kemendag) pun mendorong agar kesepakatan bisnis tersebut ditindaklanjuti menjadi kerja sama perdagangan nyata.


img_title


Ekspor Indonesia Tumbuh 4,43 Persen, Logistik Jadi Kunci Pelaku Usaha Tembus Pasar Global

Pameran perdagangan internasional yang berlangsung pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, itu juga mencatat kehadiran 16 ribu buyer dari 134 negara dan 1.873 ekshibitor. Sejak pembukaan acara, potensi transaksi yang tercatat mencapai US$17,5 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan besarnya peluang yang dapat dijajaki pelaku usaha Indonesia melalui pertemuan langsung dengan calon pembeli internasional. Namun, realisasi peluang itu tetap membutuhkan tindak lanjut agar kesepakatan awal dapat berkembang menjadi transaksi dan kontrak perdagangan.


img_title


Pacu Ekspor Nasional, Pemerintah Incar Total Transaksi US$17,5 Miliar di TEI 2026

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri, mengatakan penandatanganan ratusan MoU tersebut merupakan hasil penjajakan bisnis atau business matching yang difasilitasi perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri sebelum pameran berlangsung.

Menurut Roro, upaya mempertemukan produk Indonesia dengan kebutuhan pasar internasional menjadi salah satu faktor penting dalam membuka peluang ekspor.


img_title


Puluhan UMKM Dibekali Strategi Ekspor agar Tembus Pasar Global di TEI 2026, Ini Materi Pentingnya

“Karenanya, tindak lanjut setelah pertemuan bisnis ini menjadi bagian penting, agar peluang yang terbentuk selama TEI 2026 dapat berkembang menjadi kerja sama perdagangan yang nyata,” kata Roro dalam keterangannya, Minggu, 18 Oktober 2026.

168 MoU Jadi Modal Perluasan Pasar Ekspor

Penandatanganan 168 MoU senilai US$13,2 miliar menjadi salah satu capaian utama pada hari pertama TEI 2026. Kesepakatan tersebut melibatkan pelaku usaha Indonesia dan buyer dari luar negeri yang sebelumnya telah dijajaki melalui fasilitasi perwakilan perdagangan.

Besarnya nilai MoU menunjukkan adanya peluang bagi produk Indonesia untuk menjangkau pasar internasional. Meski demikian, nilai kesepakatan yang ditandatangani tidak serta-merta berarti seluruh transaksi telah direalisasikan.

Karena itu, tindak lanjut setelah pertemuan bisnis menjadi perhatian Kemendag. Pelaku usaha perlu menjaga komunikasi dengan calon pembeli, menindaklanjuti kebutuhan yang telah dibahas, serta mengembangkan peluang kerja sama agar dapat berlanjut ke tahap perdagangan.

Roro menilai, kegiatan penjajakan bisnis yang dilakukan sebelum pameran turut membantu mempertemukan eksportir dengan calon pembeli yang memiliki kebutuhan terhadap produk tertentu.

Halaman Selanjutnya

Dengan pendekatan tersebut, promosi produk tidak hanya berorientasi pada memperkenalkan barang kepada pasar internasional, tetapi juga diarahkan untuk membangun hubungan bisnis yang berpotensi menghasilkan transaksi.

Halaman Selanjutnya





Source link